5 Makanan Peningkat Produksi ASI

Ghiboo.com - ASI merupakan makanan utama bayi. ASI juga wajib diberikan secara eksklusif selama enam bulan demi kesehatan dan pertumbuhan bayi.


Agar asupan ini lancar, ibu perlu mengonsumsi makanan yang menyokong produksi ASI. Berikut beberapa makanan yang bisa ibu santap, seperti dilansir melalui Boldsky (3/8).


Biji fenugreek


Biji fenugreek atau kelabat telah dipercaya dapat merangsang hormon pertumbuhan payudara dan meningkatkan produksi ASI. Biji-bijian ini merupakan sumber yang kaya akan zat besi, vitamin, kalsium dan mineral. Penelitian telah menunjukkan bahwa kelabat merupakan stimulator potent untuk memproduksi ASI yang dapat meningkatkan ASI sebanyak 90 persen.


Bawang putih


Bawang putih menjadi cara kuno namun terbaik untuk meningkatkan produksi ASI. Ini sudah terbukti dalam sebuah penelitian dalam journal of Pediatric Research yang menunjukkan bahwa bawang putih bisa meningkatkan produksi ASI dan nafsu makan bayi.


Kacang


Kacang-kacangan, seperti almond dan mete adalah makanan ideal untuk meningkatkan ASI. Kaya akan protein, vitamin dan mineral menjadikan kedua kacang ini amat baik untuk dikonsumsi dan membantu meningkatkan laktasi.


Makanan berserat


Sayuran hijau dan beberapa sayuran merah merupakan sumber serat. Pilihlah bayam, daun katuk, biji-bijian, ubi jalar dan buah bit yang membantu meningkatkan produksi ASI. Jangan lupa, untuk selalu mengonsumsinya setiap hari minimal satu sayuran.


Pare


Sayuran, seperti labu botol dan pare merupakan makanan yang paling populer untuk meningkatkan ASI. Keduanya merupakan sumber vitamin dan mineral, yang membantu meningkatkan laktasi wanita.


Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Seberapa rutin Anda berolahraga?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat
Rias Wajah