Badan Seperti Balon, Krisdayanti Tetap Berusaha Tampil Modis

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata

TRIBUNNEWS.COM-JAKARTA - Krisdayanti tak segan-segan menyebut badannya seperti balon.

Sebab, badannya itu gampang mengalami kegemukan. Maklum, ia tengah berbadan dua alias hamil. Makanya, ia banyak berterima kasih kepada sejumlah desainer yang mencermati badannya tersebut.

Tak pelak, busana karya para desainer itu membuatnya tetap kelihatan cantik dan menarik meskipun badannya melar atau gemuk. Seperti yang busana yang dikenakannya pada saat mengisi acara bertajuk "Konser Kemuliaan Ramadhan" RCTI, yang berlangsung semalam.

Istri Raul Lemos itu, tetap cantik mengenakan busana ala Timur Tengah karya Hengki Kawilarang, yang bisa dikatakan sebagai seri gamis. Memang benar, ia tetap modis meskipun perutnya membuncit. Menurutnya, busana cocok dengannya.

"Justru, saya merasa bahagia karena teman-teman desainer banyak mencermati tubuh saya. Badan saya kaya balon. Mereka bikin kebaya, gamis, bertemakan timur tengah yang digemari," ucapnya, Kamis, (2/8/2012), dinihari, di bilangan Monas, Jakarta Pusat.

Wanita yang sering disebut dengan inisial KD itu, kemudian menyampaikan wujud apresiasinya kepada desainer-desainer tersebut. Pasalnya, mereka selalu memberikan dukungan penuh sehingga membuatnya tetap modis dalam setiap penampilannya. Bahkan, dalam kondisi hamil sekalipun.

"Saya salut sama desainer yang bisa suport saya dalam kondisi apapun," tandasnya.

Baca berita terkini lainnya

  • Mom and Baby
    Ini Kecerobohan Yuni Shara yang 'Menindas' Kehamilan KD 20 menit lalu
  • Mom and Baby
    Hamil di Usia 37, Krisdayanti Merasa Mudah Kelelahan 1 jam lalu
  • Parenting
    Cara Shahnaz Haque Memotivasi Anak Puasa Sehari Penuh 1 jam lalu
  • Selebriti Sambut Lebaran
    Malam Takbiran, Shahnaz dan Suami Selalu Menangis 2 jam lalu
  • Puasanya Selebriti
    Ini Cerita Mengapa Suami Shahnaz Haque Jagoan Memasak 2 jam lalu
  • Relationship
    Selena Gomez Belum Anggap Penting Nikahi Justin Bieber 
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Seberapa rutin Anda berolahraga?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat