Postingan Blog oleh MeetDoctor.com

  • Setelah Patah Tulang, Apakah Implan Pen Harus Dilepas?

    Tanya:
    Teman saya dulu pernah kecelakaan dan mengalami patah tulang pada bagian lengan kanannya. Lalu dia dioperasi dan dilakukan pemasangan pen (semacam besi) pada lengannya itu. Ini terjadi tahun 2005 saat dia masih berusia 16 tahun, dan sampai saat ini pen itu masi terpasang dalam lengannya. Yang saya mau tanyakan, apakah pen itu berbahaya jika tidak dilepas? Mengingat sekarang sudah 8 tahun pen itu terpasang. Dan bagaimana seharusnya yang dilakukan? Apakah harus dilepas atau bagaimana?
    Vira, 21 tahun

    Jawab:
    Dear Vira,

    Perlu tidaknya pen tersebut untuk dilepas tergantung dari kondisi pasien dan kasus atau diagnosa pasien tersebut secara spesifik.  Untuk menentukan perlu atau tidaknya implan pen tersebut dilepas, terdapat beberapa pertimbangan yang harus dipikirkan oleh dokter mengenai risiko dan manfaat yang mungkin timbul dari tindakan pelepasan implan pen.

    Biasanya implan pen yang digunakan pada kasus patah tulang (fraktur) akan dipertimbangkan oleh dokter untuk dilepas pada keadaan Selengkapnya »dari Setelah Patah Tulang, Apakah Implan Pen Harus Dilepas?
  • Penyebab Kebiasaan Mengerat Gigi Saat Tidur

    Tanya:
    Saat sedang tidur, saya selalu mengeluarkan suara gigi beradu (mengerat gigi). Ini sangat mengganggu suami, tetapi saya sendiri tidak pernah menyadari hal itu. Bagaimana cara mengatasinya? Apakah ini gejala ini berarti kelainan pada kesehatan?
    Novi, 30 tahun

    Jawab:
    Dear Mbak Novi,

    Gerakan fungsional yang tidak normal seperti mengeratkan gigi rahang atas dan bawah sehingga mengeluarkan suara seperti gigi beradu pada waktu tidur, dalam istilah kedokteran gigi disebut bruxism.

    Bruxism malam hari biasanya diketahui dari teman sekamar penderita atau dari orangtua pada penderita anak-anak. Bruxism dapat terjadi pada semua usia, mulai dari anak-anak sampai dewasa. Bruksism yang terjadi pada anak-anak memiliki etiologi yang sama dengan bruksism yang terjadi pada orang dewasa.

    Bruxism dapat disebabkan banyak faktor, seperti:

    1. Tingginya tingkat kecemasan dan stres akibat pekerjaan atau permasalahan sehari-hari.

    2. Adanya pola tidur yang mengganggu seperti mengorok.

    3. Terdapat kelainan oklusi,

    Selengkapnya »dari Penyebab Kebiasaan Mengerat Gigi Saat Tidur
  • Mengenali Gejala Autisme Pada Anak

    Autisme adalah gangguan perkembangan yang timbul sebelum usia anak 3 tahun. Gangguan tersebut meliputi beberapa hal berikut:

    Gangguan interaksi sosial
    Penyandang autisme sering tidak bisa melakukan kontak mata atau hanya bisa sekelebat, tidak bisa bersosialisasi dengan baik seakan tidak peduli dengan sekitarnya, dan tidak bisa ‘bermain pura-pura’ (contoh: bermain masak-masakan).

    Gangguan komunikasi
    - Tidak dapat berkomunikasi 2 arah
    - Tidak ada komunikasi nonverbal (gerakan tubuh), seperti mengangguk untuk mengatakan ‘ya’
    - Sebagian penyandang autisme tidak bisa berbicara. Kalau pun bisa, biasanya isi pembicaraannya tidak jelas, berulang-ulang, dan tidak memperhatikan lawan bicaranya.
    - Sudah berusia 16 bulan tapi belum bisa mengucapkan 1 kata pun.
    - Tidak bisa melihat benda yang ditunjuk dari jauh.
    - Terjadi penurunan kemampuan perkembangan (dalam bidang apa pun), misalnya, tadinya anak sudah bisa berbicara tapi tiba-tiba terjadi regresi.

    Minat khusus atau gerakan berulang
    Penyandang autisme

    Selengkapnya »dari Mengenali Gejala Autisme Pada Anak
  • Kapan Si Kecil Harus Mulai Belajar Menyikat Gigi?

    Sudah seharusnya setiap anak memiliki gigi yang sehat. Namun hal ini tidak terlepas dari pemahaman orangtua mengenai cara merawat gigi susu yang benar, sehingga risiko terjadinya karies (lubang pada gigi) pun dapat dicegah. Selain itu, hal penting yang harus dilakukan para orangtua adalah memotivasi anaknya agar selalu menjaga kesehatan gigi.

    Banyak orangtua tidak menyadari bahwa dirinya berperan sebagai contoh atau panutan yang dilihat secara nyata oleh anaknya. Kebiasaan kecil yang Anda lakukan setiap hari akan dijadikan sebagai tontonan bagi anak Anda. Sama halnya dengan kebiasaan anak menonton acara kartun, anak Anda dengan mudahnya akan menirukan perkataan bahkan gaya bahasa dari tokoh kartun favoritnya.

    Penting bagi orangtua untuk menyadari perannya sebagai contoh atas segala tindakannya setiap hari, sehingga kebiasaan menyikat gigi pun bisa menjadi contoh bagi anaknya. Kebiasaan menyikat gigi pada PAGI hari SETELAH sarapan dan MALAM hari SEBELUM tidur hendaknya selalu dilakukan

    Selengkapnya »dari Kapan Si Kecil Harus Mulai Belajar Menyikat Gigi?
  • 12 Faktor Penyebab Sariawan

    Tanya:
    Sejak usia 14 tahun, saya selalu menderita sariawan nonstop. Sembuh sebentar, beberapa hari kemudian muncul kembali. Dan jumlahnya juga bisa sampai 5 di bibir saya. Saya sangat menderita karenanya. Saya sudah konsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam dan dokter gigi, mereka bilang kalau itu biasa bagi perempuan yang kekurangan vitamin c. Menurut saya asupan vitamin C sudah saya penuhi, karena saya rajin sekali makan buah dan sayuran setiap hari. Saya takut kalau sariawan saya adalah tanda kalau saya memiliki penyakit yang parah atau kanker mulut. Apa obat agar saya tidak sariawan lagi? Terima kasih.
    Melia, 22 tahun

    Jawab:
    Hai Melia,

    Sampai saat ini, faktor penyebab sariawan yang terjadi secara berulang (atau SAR, Stomatitis Aftosa Rekuren) masih belum diketahui dengan pasti. Kondisi ini bukan karena satu faktor saja tetapi diakibatkan banyak faktor. Faktor-faktor ini terdiri dari:

    1. Pasta gigi dan obat kumur sodium lauryl sulphate (SLS)
    Penelitian menunjukkan bahwa produk yang

    Selengkapnya »dari 12 Faktor Penyebab Sariawan
  • Mendeteksi Telinga Berdengung yang Berbahaya

    Tanya:
    Dok, telinga saya sering berdengung, ini normal atau tidak? Apa yang harus saya lakukan? Karena ini lumayan  menganggu pendengaran saya. Terima kasih sebelumnya.
    Nova

    Jawab:
    Dear Nova,

    Gejala telinga berdengung dalam istilah medis disebut sebagai tinnitus. Tinnitus umumnya didefinisikan sebagai adanya persepsi suara berdenging di dalam telinga atau kepala, dan hal ini tidak berhubungan dengan adanya sumber suara dari luar. Kebanyakan orang umumnya pernah mengalami hal seperti ini selama beberapa kali sepanjang hidupnya.

    Tinnitus dapat disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari kondisi normal hingga keadaan yang membutuhkan terapi secara medis atau bahkan operasi. Tinnitus atau telinga berdengung yang tidak normal umumnya harus dicurigai jika Anda mendapati gejala-gejala ebagai berikut:

    - Telinga berdenging yang disertai dengan berkurangnya kemampuan pendengaran.
    - Telinga berdengung yang bersifat pulsatile (berdenyut seirama dengan denyut jantung).
    - Telinga berdengung yang disertai

    Selengkapnya »dari Mendeteksi Telinga Berdengung yang Berbahaya
  • Normalkah Anak Tidur Ngorok?

    Tanya:
    Anak saya umurnya 4 tahun 9 bulan, tapi kalau malam dia tidur sambil mendengkur (ngorok). Apakah hal ini lumrah bagi anak-anak atau harus saya bawa ke dokter?
    Nita

    Jawab:
    Dear ibu Nita,

    Tidur ngorok pada anak merupakan salah satu tanda adanya sumbatan jalan napas pada saat si kecil tidur. Penyebabnya penyempitan maupun perubahan struktur saluran napas bagian atas oleh beberapa hal, yang berakibat terjadi suara mendengkur atau ngorok akibat udara yang lewat mengalami penyempitan atau hambatan.

    Yang bisa menyebabkan penyempitan atau perubahan saluran napas tersebut contohnya antara lain: pembesaran tonsil ataupun kelenjar-kelenjar di sekitarnya yang kita kenal dengan amandel (ini merupakan penyebab tersering), kelainan tulang wajah seperti tulang wajah yang kecil, ataupun kegemukan sehingga terjadi penyempitan saluran napas akibat timbunan lemak pada jalan napas.

    Diperkirakan ada sekitar 4-10 persen anak usia 3-6 tahun mendengkur di saat tidur. Sehubungan dengan pertanyaan ibu Nita

    Selengkapnya »dari Normalkah Anak Tidur Ngorok?
  • Waspada Jika Puting Payudara Tiba-tiba Mengeluarkan Cairan

    Tanya:
    Saya wanita umur 21 tahun dan saya belum menikah. Apakah normal kalo dari puting payudara saya keluar air susu? Padahal saya tidak sedang hamil ataupun menyusui.
    Ambar

    Jawab:
    Dear Ambar,

    Bagi wanita usia muda dan yang sedang tidak dalam masa menyusui, keluarnya cairan dari puting payudara perlu diwaspadai. Meski hal itu bisa jadi kondisi yang normal, cairan dari puting juga bisa jadi petunjuk adanya kanker. Cairan dari puting bisa bermacam-macam, ada yang bening, putih susu, hijau, kehitaman, atau darah. Yang paling berbahaya bila yang keluar adalah darah.

    Selain darah, tanda lain yang wajib diwaspadai adalah jika cairan tersebut keluar secara spontan, atau jika ditekan kemudian keluar dari satu titik, serta keluar lebih banyak saat sedang menggunakan bra. Keluarnya cairan dari puting bisa disebabkan karena adanya tumor di payudara atau pun tumor otak.

    Akan tetapi cairan dari puting juga terkadang adalah hal normal. Biasanya hal itu ditemui pada efek samping dari pengobatan

    Selengkapnya »dari Waspada Jika Puting Payudara Tiba-tiba Mengeluarkan Cairan
  • Benarkah Terlalu Sering USG Berbahaya Bagi Kandungan?

    Tanya:
    Bolehkah USG kandungan dilakukan tiap bulan? Saya dengar jika USG terlalu sering justru bisa membahayakan kandungan, apa benar, dok? Baiknya maksimal berapa kali?
    Pinkan, Jakarta

    Jawab:
    Halo ibu berbahagia yang akan segera memiliki bayi,

    Mengenai topik bahayakah USG untuk janin, pertama-tama kita mesti tahu dulu apa itu USG? USG adalah suatu metode yang digunakan dokter untuk merekam janin dalam kandungan. Cara kerjanya melalui pemantulan gelombang suara dengan frekuensi tinggi. Efek samping USG sampai saat ini diketahui ada 2, yaitu:

    1. Efek termal pada janin, yang di layar monitor USG dapat dipantau dengan indeks termal.
    2. Efek nontermal terjadi karena efek mekanis dari tekanan gelombang ultrasonik yang melewati jaringan.

    Namun para ahli sudah menentukan ambang batas keamanan untuk ini dengan istilah MI (Mekanikal Indeks). Jadi, kesimpulannya secara teori, USG aman untuk janin. Secara klinis, dari hampir 40 tahun pemakaian USG, secara umum dampaknya aman untuk janin. Hasil review

    Selengkapnya »dari Benarkah Terlalu Sering USG Berbahaya Bagi Kandungan?
  • Mengenal Berbagai Manfaat Senam Otak

    Brain gym, atau yang dikenal juga dengan sebutan senam otak, sudah mulai banyak dibicarakan di kalangan masyarakat Indonesia. Apa sih brain gym itu?
     
    Menurut Erna Marina Kusuma, M. Psi, brain gym adalah suatu rangkaian gerakan yang disusun sedemikian rupa untuk mengoptimalkan kemampuan otak seseorang. Brain gym dipelopori oleh Paul Dennison dengan tujuan untuk mengatasi kesulitan belajar. Menurut penelitiannya, anak-anak yang suka melakukan banyak gerakan dan aktif bermain saat masih kecil, biasanya saraf-saraf otaknya berkembang lebih pesat.
     
    Namun tidak sembarang gerakan yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan saraf otak, sehingga Paul Dennison membuat serangkaian gerakan khusus yang terpadu untuk menstimulasi perkembangan saraf otak. Amerika merupakan negara pencetus brain gym, sehingga banyak masyarakatnya yang sudah melakukan brain gym dan merasakan manfaatnya.
     
    Brain gym dapat dilakukan juga oleh para manula untuk mencegah kepikunan, maupun membantu pemulihan bagi para penderita

    Selengkapnya »dari Mengenal Berbagai Manfaat Senam Otak

Penomoran Halaman

(104 Artikel)