Ghiboo.com - Seks merupakan sebuah seni untuk memuaskan pasangan. Anda hanya butuh waktu 15 menit untuk menyelesaikan 'pekerjaan seni' Anda di atas tempat tidur.Yuk, kita lanjutin tips berikutnya.
Minus 10 Menit: LAKUKAN CUNNILINGUS
Menurut seorang seksolog di Master & Johnson Institute, tingkat keberhasilan membuat wanita orgasme mencapai 80% jika melakukan cunnilingus (tindakan menggunakan mulut, bibir, dan lidah untuk menstimulasi alat kelamin wanita).
Lou Paget, penulis buku The Big-O, menyarankan bahwa Metoda Kivin adalah jalan tercepat membuat wanita orgasme. "Dengan satu tangan, buka penutup klitoris pasangan dan gunakan lidah Anda untuk 'menyapunya' dengan lembut. Lalu masukkan satu jari Anda ke vaginanya dan tetap 'sapu' klitorisnya dengan lembut," jelas Paget. Kalau Anda melihat pasangan Anda kontraksi, berarti Anda melakukannya dengan benar.
Minus 7 Menit: MENU UTAMA
Orgasme tidak selalu ditentukan oleh foreplay. Penelitian dari Journal of Sexual Medicine belum lama ini mengungkapkan bahwa orgasme itu tercapai dari konsistensi intercourse, bukan dari lamanya foreplay. Dan studi lainnya yang mendukung penelitian di atas mengatakan bahwa rata-rata wanita mencapai orgasme setelah 7 menit penetrasi.
Namun harus melakukannya dengan posisi apa?
"Hindari posisi yang membuat penis Anda masuk terlalu dalam, jangan melakukan dengan gerakan yang kasar dan keras. Lakukan dengan posisi missionary dan sesekali pijat klitorisnya menggunakan penis Anda dengan lembut. Hal ini akan memberikan kenikmatan hebat bagi pasangan," ujar Emma Taylor.
Cara alternatif lainnya adalah dengan merangsang g-spot dan klitoris pasangan Anda secara simultan. "Cara ini merupakan cara tercepat untuk memberinya orgasme. Anda bisa melakukannya dengan doggy style atau posisi di mana pria di belakang wanita. Sementara penis Anda melakukan penetrasi, tangan Anda bisa merangsang klitoris pasangan," saran Hall.
Minus 1 Menit: JANGAN BERHENTI
Anda sudah hampir selesai. Di menit terakhir ini, jangan berhenti, Anda segera mendapatkan hasilnya. "Wanita tidak terlalu suka dengan terlalu banyak perubahan gaya," ujar Dr Joni Frater, pengarang buku 'Lover Her Right'.
"Berganti-ganti posisi terlalu sering akan membuat konsentrasi pasangan Anda terpecah. Anda juga pasti tidak mau ketika sudah hampir mencapai 'finis' harus memulai dari awal lagi dengan gaya baru. Jadi, pada saat ada satu posisi yang mendapat respon positif dari pasangan Anda, terus lakukan itu, dengan kecepatan dan penekanan yang sama," ujar Frater.
"Jika Anda ingin mencoba gaya baru, lakukan di seks berikutnya. Karena pada saat Anda bisa memberinya kepuasan dalam 15 menit, dia akan segera meminta Anda mengulanginya lagi. Saat itulah Anda bisa mencoba gaya yang baru," tambahnya.
(Majalah Fitness for Men Indonesia edisi Desember 2011)



