Hobi Menonton TV Berbahaya bagi Anak

Ghiboo.com - Memang, televisi memberikan manfaat buat anak. Tapi jika tidak dibatasi dan diawasi, justru berbahaya.


Sebagai orang tua, sebaiknya acara TV yang mulai ditonton anak harus diseleksi dan tegas terkait seberapa lama anak boleh menonton TV.


Dalam beberapa penelitian, menonton TV memberikan dampak negatif, terutama untuk kesehatan fisik dan mentalnya.


Healthmeup (25/7) memberikan beberapa permasalahan yang lebih mungkin terjadi pada anak yang kelebihan menonton TV. Terlalu banyak waktu menonton TV terkait dengan:


Obesitas


Masalah kelebihan berat badan mengancam anak-anak yang menonton TV lebih dari dua jam setiap hari. Temuan dari University College London juga menemukan bahwa anak berusia lima tahun yang mendapatkan beberapa jam tambahan untuk menonton TV di akhir pekan berisiko mengalami obesitas kelak usia anak 30 tahun sebanyak tujuh persen.


Penelitian lain yang dilakukan oleh Divisi Umum Pediatrik dan Stanford Pusat untuk Penelitian Pencegahan Penyakit berpendapat bahwa menonton TV menyebabkan obesitas karena beberapa hal, antara lain kurangnya aktivitas fisik, peningkatan mengonsumsi kalori saat menonton atau disebabkan oleh efek dari iklan dan metabolisme tubuh kurang beristirahat.


Tidur tidak teratur


Jika seorang anak menonton TV lebih dari dua jam dalam sehari terutama pada malam hari, anak lebih mungkin menderita pola tidur tidak teratur, masalah gangguan tidur lainnya, seperti mimpi buruk dan autisme.


Masalah Periaku


Masalah emosional, sosial dan perhatian lebih mungkin terjadi pada anak yang banyak menonton TV. Selain itu, menonton TV secara berlebihan juga terkait dengan kekerasan, kinerja akademik terganggu dan sedikit waktu untuk bermain di luar rumah bersama teman sebayanya.


Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Seberapa sering Anda memasak sendiri di rumah (mi instan tidak termasuk, ya)?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat
Rias Wajah