Ketahui Penyebab Pegal-pegal

Ghiboo.com - Anda pasti pernah mengalami nyeri punggung. Anehnya, rasa nyeri ini selalu datang tiba-tiba dan tidak jelas penyebabnya.


Kebanyakan orang menganggap rasa pegal-pegal di badan dengan santai. Padahal, jika dibiarkan akan sangat mengganggu lho. Supaya Anda tahu, berikut ini ada beberapa penyebab timbulnya nyeri punggung


Kelamaan duduk


Duduk memberikan tekanan sebanyak 40 persen pada tulang belakang. Selain itu, posisi duduk yang salah juga dapat mengubah karakteristik anatomi tulang belakang.


"Postur duduk yang salah dapat menambah ketegangan pada otot dan menempatkan tekanan pada tulang belakang," jelas Tae M. Shin, MD, ahli bedah tulang belakang di Pusat Medis St Vincent, Los Angeles.


Malas berolahraga


Aktif bergerak membantu meringankan rasa sakit dan nyeri serta memulihkannya lebih cepat. Penelitian baru menunjukkan bahwa 40 persen orang tidak aktif setelah mengalami nyeri punggung lebih mungkin untuk menunda penyembuhan atau malah membuat kondisi tersebut makin buruk.


Tidak melakukan yoga


Hampir semua jenis latihan mampu menurunkan stres dan meningkatkan sirkulasi. Tapi yoga mungkin yang terbaik. Peneliti dari Universitas Washington mengungkapkan kalau yoga menurunkan rasa sakit di punggung lebih cepat dibandingkan latihan konvensional.


Keseringan sit up


Latihan sit-up atau variasi lainnya, crunch, juga bisa menjadi pemicu sakit punggung. Hal ini dikarena sit-up tidak bekerja pada otot ab yang menstabilkan punggung.


Merokok


Nikotin membatasi aliran darah ke sendi yang melindungi tulang belakang Anda dan meningkatkan laju perubahan degeneratif. Merokok juga mengurangi penyerapan kalsium dan mencegah pertumbuhan tulang baru. Makanya, perokok juga berisiko dua kali lipat mengalami patah tulang saat osteoporosis dibandingkan non-perokok.


Kelebihan berat badan


Jaga berat badan Anda untuk mencegah sakit punggung. Kelebihan berat badan, terutama di daerah perut, dapat menggeser pusat seluruh gravitasi Anda dan menempatkan beban tambahan pada otot punggung Anda.


Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Seberapa rutin Anda berolahraga?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat
Rias Wajah