Mengajarkan Anak Menjadi Apoteker

Ghiboo.com - Masih ingat cita-cita semasa kecil ingin menjadi apa? Ehm, pasti ada yang menjawab ingin menjadi dokter, polisi hingga pilot. Sayangnya, masih jarang anak yang menjawab ingin menjadi apoteker.


Untuk memperkenalkan profesi apoteker, Dexa Medica (Stimuno) dengan KidZania menyelenggarakan 'Stimuno's Got Young Pharmacist'. Ajang ini sengaja dilakukan untuk menginspirasi anak-anak menjadi apoteker muda.


Untuk tahun ini, 'Stimuno's Got Young Pharmacist' memillih tema "Flu Singapura dan Kaitannya dengan Sistem Imun Tubuh".


Pakar kesehatan, Dr. Ratna Kumalasari, menjelaskan bahwa Flu Singapura kini sedang 'naik daun' di tanah air. Flu ini sendiri merupakan infeksi yang sangat menular, terutama di usia balita dan anak, di mana menyerang tangan, kaki dan mulut.


"Diharapkan anak-anak dan orang tua mengetahui pengetahuan dan wawasan mengenai pencegahan penyakit Flu Singapura.


"Karena disebabkan oleh virus, flu singapura menyerang sistem imun tubuh anak yang belum sempurna," jelas Dr. Ratna, yang ditemui dalam acara 'Stimuno's Got Young Pharmacist' di KidZania Pacific Place Jakarta, Sabtu (29/9).


'Stimuno's Got Young Pharmacist' tak hanya sekedar memperkenalkan apa itu apoteker. Ajang ini juga menyelenggarakan pemilihan pharmacist muda Indonesia dan coaching clinic.


Sekitar 40 kontestan 'Stimuno's Got Young Pharmacist" akan berlomba menjadi yang terbaik meraih gelar Young Pharmacist.


Sebelumnya, para kontestan mendapatkan pengetahuan produk dan fungsi dari Stimuno, kandungan obat dan khasiat sampai cara meracik obat dalam bentuk sirup, puyer, kapsul, efervesence dan gel.


Tentu saja, yang terbaik akan mendapatkan hadiah menarik dari Dexa Medica dan Kidzania.

Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Seberapa sering Anda memasak sendiri di rumah (mi instan tidak termasuk, ya)?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat
Rias Wajah