Ngilu Setelah Mandi Malam? Itu Bukan Penyebab Rematik

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Agustina N.R

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam kehidupan masyarakat banyak kita dengar tentang penyakit rematik. Banyak pula ditemukan pandangan yang salah tentang penyakit gangguan sendi ini.

Untuk menanggulangi rematik, kenali gejala utamanya, yaitu nyeri dan kaku pada sendi, serta keterbatasan gerak. Jika kita telah terkena rematik, pengobatan dan penanganan yang tidak memadai dapat menimbulkan komplikasi, bahkan kecacatan seumur hidup. Dan penanganan non medis sangat membantu proses pemulihan bagi pasien rematik, seperti memilih makan sehat bernutrisi, dokter yang tepat, dan olahraga rutin.

"Pemilihan obat harus cermat, sesuai kondisi masing-masing pasien, jangan diobati sendiri," kata dr. Handono Kalim, SpPDKR, Ketua Indonesian Rheumatology Association (IRA).

Sayangnya di masyarakat berkembang sejumlah mitos tentang rematik.Perkumpulan Masyarakat Peduli Rematik Indonesia (Permari) mencatat ada lima mitos yang berkembang di masyarakat.

1. Semua rematik disebabkan asam urat.
Tidak semua rematik disebabkan asam urat. Kasus rematik karena asam urat hanya ditemukan lima persen dari berbagai jenis rematik.

2. Peninggian asam urat akan menyebabkan rematik.
Asam urat dapat menyebabkan gangguan sendi, yang berakibat rematik. Tetapi rematiknya bisa diobati agar sendi-sendi tidak sakit atau ngilu. Jadi peninggian asam urat tidak berpengaruh pada rematik.

3. Udara dingin, mandi malam.kangkung, bayam, dan kacang-kacangan menyebabkan rematik.

Ini semua hanya mitos. Seperti halnya, mandi malam. Ketika kita mandi malam terasa dingin dan ngilu (linu) merupakan hal wajar. Linu yang merasakan adalah saraf. Saraf ini mengenali nyeri, dan pada suhu dingin ambang kepekaan saraf menurun. Jika mandi malam terasa dingin lalu nyeri atau ngilu karena kepekaan saraf menurun.

4. Rematik dapat diobati dengan menurunkan kadar asam urat dalam darah.
Pengobatan asam urat dan rematik berbeda. Pengobatan asam urat lebih kepada penurunan kadar asam urat itu sendiri, sedangkan rematik pada sendi.

5. Penyakit rematik hanya menyerang usia tua.
Tidak. Rematik dapat menyerang laki-laki dan perempuan usia produktif, mulai 25 tahun.


BACA JUGA:

Hal kecil yang sering diabaikan dalam kesehatan
Tip agar tetap sehat di musim hujan
Mitos dan fakta seputar kolesterol
Berbagai mitos sesat tentang penyakit musiman
Anggapan yang salah seputar begadang dan utang tidur

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Seberapa rutin Anda berolahraga?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat