Oleh: Press Association
Para ilmuwan yang melakukan penelitian terbesar kanker payudara pria di dunia menemukan sebuah gen yang meningkatkan risiko mengidap penyakit tersebut hingga 50 persen.
Temuan dari penelitan baru tersebut menyatakan, penyebab penyakit itu dapat berbeda antara wanita dan pria.
Kanker payudara pria adalah penyakit langka yang cenderung dilupakan namun juga dapat sama mematikannya dengan kanker payudara pada wanita. Sekitar 350 pria di Inggris didiagnosis mengidap penyakit tersebut tiap tahun, dibandingkan 48 ribu wanita.
Sudah diketahui bahwa kerusakan gen BRCA2 turut menjadi penyebab dari 10 persen kasus tersebut, sedikit lebih besar daripada yang terjadi pada wanita.
Perubahan gen RAD51B, yang turut berperan dalam perbaikan DNA yang rusak, juga menyebabkan penyakit tersebut. Mereka meningkatkan risiko kanker payudara pria hingga 50 persen.
Dr Nick Orr, dari Breakthrough Breast Cancer Research Centre di Institute of Cancer Research di London, mengatakan, “Penelitian ini menunjukkan lompatan besar dalam pemahaman kita akan kanker payudara pria.”
“Penelitian ini menunjukkan, meski terdapat kesamaan dengan kanker payudara wanita, penyebab penyakit tersebut dapat berbeda pada pria. Hal ini meningkatkan kemungkinan cara lain untuk menangani penyakit tersebut, secara spesifik untuk pria.”
Dr. Orr memimpin penelitian yang dipublikasikan di jurnal “Nature Genetics” itu.
Anthony Swerdlow, salah satu pemimpin Male Breast Cancer Study dan profesor epidemiologi di Institute of Cancer Research, mengatakan, “Kanker payudara pria itu langka, sehingga sulit untuk diteliti. Dengan gambaran dari ratusan pasien di negara ini dan di luar negeri, kini kami bisa mulai mengungkap penyebabnya.”
“Kami akan melanjutkan penelitian ini untuk mencoba menemukan lebih banyak gen yang meningkatkan risiko kanker payudara pria, agar dapat lebih baik memahami penyebab penyakit ini pada pria, dan wanita.”
Artikel Pilihan Redaksi
Tanya Dokter
PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Artikel Terpopuler
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 36
POLL
Seberapa rutin Anda berolahraga?
Memuat...
GALERI FOTO
1 - 6 dari 25


