Tanya:
Minggu yg lalu, saya membaca chat suami saya dengan salah satu sahabat kami. Betapa luar biasa terkejutnya saya ketika saya baca isi chatnya. Suami saya main hati. Entah kapan semua itu bermula, suami saya flirting dengan memberikan perhatian-perhatian kecil pada sahabat kami itu. Perhatian yang tidak pernah diberikan suami saya kepada saya. Saya tidak dapat membendung kesedihan luar biasa saya. Tak hanya flirting, suami saya pun membuat janji bertemu bahkan mengantarkan sahabat kami itu pulang tanpa sepengetahuan saya, di belakang saya. Mereka chat hampir setiap hari di pagi dan malam hari. Saya merasa dikhianati. Apakah suami saya selingkuh dengan sahabat kami ini? Saya sudah membicarakan masalah ini dengan suami saya, dia beralibi bahwa mereka hanya bersahabat. Tetapi, sahabat tidak akan membuat janji bertemu di belakang saya bukan?
Saya masih terluka. Sampai detik ini, walaupun suami sudah meminta maaf dan berjanji tidak akan berbuat seperti itu lagi. Bagaimana seharusnya saya bersikap kepada suami saya sekarang, dengan rasa sakit yang belum juga reda? Apakah kami bertiga masih tetap bisa melanjutkan persahabatan kami?
Anita, Semarang
Jawab:
Hai Anita,
Memang tidak gampang mengembalikan kepercayaan setelah merasa dikhianati. Tapi sebelum Anita terbakar emosi tanpa kendali, coba ambil waktu untuk menenangkan diri supaya pikiran dan hati bisa jernih kembali.
Sayang Anita tidak memberikan kejelasan mengenai flirting seperti apa yang diberikan suami dalam bentuk perhatian-perhatian kecil kepada sahabat, karena ini adalah daerah “abu-abu” dalam sebuah hubungan. Untuk beberapa orang, perhatian kecil bukanlah bentuk selingkuh, sedangkan untuk orang lain bisa mengarah ke sana.
Tapi biar bagaimana pun interaksi yang sering terjadi antara suami dan sahabat Anda perlu diwaspadai, apalagi dia sudah pernah janjian bertemu dan mengantar pulang tanpa sepengetahuan Anita. Karena dalam kedekatan dua orang, tanpa sadar cinta sering perlahan-lahan timbul.
Sebuah pernikahan memerlukan keterbukaan, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan yang membuat hati tidak nyaman.
Yang penting jangan hadapi dengan emosi, kaena emosi akan menjauhkan hubungan Anita dengan suami. Coba tanyakan apa alasan dia memberikan berbagai perhatian kecil atau chatting setiap hari dengan sahabat? Lalu tunjukkan ketegasan bahwa Anita merasa sangat terganggu dengan hal itu.
Dari email yang dikirim, Anita menulis suami sudah minta maaf. Ini adalah sebuah langkah baik dari hubungan yang sempat tercabik, sekaligus bisa menjadi obat penyembuh rasa sakit hati yang dirasakan Anita. Sekarang tenangkan hati, jangan terus terbawa rasa cemburu, karena nanti malah suami makin tidak nyaman di rumah dan mencari kenyamanan di tempat (atau oang) yang baru.
Lalu apakah persahabatan yang ada masih bisa dilanjutkan? Kalau memang tidak ada niat baik dari suami maupun sahabat untuk cinta segitiga, saya rasa boleh saja untuk lanjut bersahabat. Tapi yang penting dilakukan sekarang adalah menghindari rasa curiga berlebihan, apalagi suami sudah minta maaf dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi.
Terima kasih sudah berbagi.
Stay In Love,
@HilbramDunar
Pembawa acara TV dan Radio.
Penulis buku “Plastic Heaven – bukan cinta jika tak meneteskan airmata, karena sedih luar biasa atau bahagia tak terhingga.” Buku "Plastic Heaven" bisa didapat di sini.
***
Punya pertanyaan seputar masalah asmara, kesehatan, kecantikan, fashion, atau keuangan? Kirim ke tanyaahli@yahoo-inc.com
BACA JUGA:
10 tanda pasangan Anda selingkuh
7 tanda Anda sudah selingkuh hati
Enam mitos seputar perselingkuhan
Menghapuskan trauma karena perselingkuhan
Wanita cenderung memaafkan pria yang berselingkuh
Jika suami sering memuji wanita lain
Saat Suami Main Hati dengan Sahabat Kita
Oleh Hilbram Dunar | Yahoo! SHE – Kam, 31 Jan 2013 16:39 WIBArtikel Pilihan Redaksi
Tanya Dokter
PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Artikel Terpopuler
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 40
POLL
Seberapa sering Anda memasak sendiri di rumah (mi instan tidak termasuk, ya)?
Memuat...
GALERI FOTO
1 - 6 dari 25

