Sudah Tua Tapi Genit. Karena Puber Kedua?

Tanya:
Saya memperhatikan ada sejumlah pria dewasa, sudah berkeluarga lebih dari  10 tahun, yang meninggalkan perkawinan lama demi memburu wanita lain yang lebih menggetarkan. Katanya akibat “puber kedua”. Apakah itu wajar? Dan normalkah bila wanita yang sudah berumur juga mengalaminya?
Mathani, Jakarta


Jawab:
Hai Mathani,

Kok yang seperti itu yang diperhatikan? :)

Masih banyak lho, pria dan wanita dewasa yang saling menghormati pasangan masing-masing dalam pernikahan yang bahagia, tanpa harus mencari getaran dari orang ketiga. Bagaimana kalau sekarang perhatian Mathani ditujukan kepada pasangan yang seperti ini?

Cinta selalu menghasilkan getaran, jadi terserah kita untuk mengatur arah getaran akan ke mana. Puber kedua, biasanya terjadi akibat siklus kehidupan seseorang yang sudah mulai jenuh akan rutinitas keseharian, lalu dia mencari kesenangan baru lewat getaran dalam “memburu” orang lain. Bahayanya, orang-orang seperti ini cenderung menikmati getaran saat “berburu”, sehingga ketika dia sudah mendapatkan “buruannya”, tidak lama kemudian akan kembali mencari getaran baru dengan “berburu” lagi. Jadi kapan selesainya?

Kalau memang puber kedua harus hadir, terima saja. Tapi nikmati getaran yang muncul, dan salurkan getaran tersebut kepada pasangan yang sudah bertahun-tahun menemani. Rasakan cinta baru dengan orang yang sama,  nikmati getaran baru dengan orang yang sudah bersama sekian lama.

Usia pasti berlalu, cinta juga termakan waktu, tapi kebersamaan akan tetap indah kalau dijaga dengan getaran hati yang saling menghormati.

Lalu bagaimana caranya mendapatkan kembali getaran yang sama seperti dulu? Ya tidak bisa, karena sekarang bukan dulu. Tapi untuk apa kembali ke masa lalu kalau masa kini lebih baik? Coba ingat bagaimana pasangan kita selama ini sudah setia menemani dan menjadikan kita orang yang lebih baik.

Sekarang saatnya membuat getaran baru dengan berbagai kegiatan baru atau sesekali mengulang kegiatan lama seperti yang dulu dilakukan waktu masih pacaran, untuk kembali mendapatkan getaran cinta yang tidak biasa.
 
Semoga selalu bersama dalam setia.

Terima kasih sudah berbagi,
Stay In Love

@HilbramDunar
Pembawa acara TV dan Radio
Penulis buku “Plastic Heaven – bukan cinta jika tak meneteskan airmata, karena sedih luar biasa atau bahagia tak terhingga”



***

Punya pertanyaan masalah asmara, keuangan, fashion, atau kecantikan? Kirim pertanyaanmu ke tanyaahli@yahoo-inc.com



BACA JUGA:

7 tanda Anda sudah selingkuh hati
Jatuh cinta dengan dua orang, wajar?
Perlukah mengaku jika dulu pernah selingkuh?
Memperbaiki hubungan setelah si dia berselingkuh
Enam mitos seputar perselingkuhan

Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Seberapa rutin Anda berolahraga?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat
Rias Wajah