Syahrini Enggak Marah Namanya Dicatut Merek Baju Gamis

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Entah mengapa ketika namanya dicatut untuk merek dagang produk parfum, Syahrini benar-benar mencak-mencak.

Anehnya ketika sejumlah produk baju gamis juga mencatut namanya, Syahrini kali ini enggak marah- marah. Ia malah  bersyukur nama dirinya bisa membawa rezeki bagi para pedagang.

Tak hanya baju muslim, juga asesoris memakai namanya.  "Alhamdulillah aku tidak keberatan kalau dipakai penjualan di mal atau di plaza di hari raya ini, mudah-mudahan semua membawa berkah buat orang banyak," ucap pelantun lagu "Sesuatu" itu.

Syahrini justru mengaku senang. Pasalnya, setiap baju yang digunakannya selalu menjadi trend hingga menarik perhatian banyak orang.

"Pokoknya kebaya dan kaftan enggak diniatin bisa jadi tren, aku juga orangnya moody, suka berganti-ganti style. Aku suka menampilkan sesuatu," imbuh pemilik hits "Kau yang Memilih Aku" itu.

Namun, sikap Syahrini berbeda dengan krim muka  yang juga menggunakan namanya tanpa izin. Biduan asal Bogor ini justru merasa tak terima lantaran krim tersebut memakan korban.

"Yang sangat keberatan pastinya krim muka, karena aku enggak mengeluarkan krim muka yang banyak dampak negatifnya. Kan kalau ini (kaftan dan kebaya) banyak manfaatnya,  silakan," ucapnya. (Icha)

Baca berita terkini lainnya

  • Lebaran 2012
    Inilah Parcel Miniatur Mobil Pas Buat Penggemar Otomotif 2 jam lalu
  • Ini Dia Makanan yang Dianjurkan Saat Mudik Minggu, 12 Agustus 2012
  • Kawat dan Fiber Bisa Jadi Aksesoris Minggu, 12 Agustus 2012
  • Trend Internet
    Olimpiade London: Neymar Gagal Raih Medali Facebook-Twitter Sabtu, 11 Agustus 2012
  • Trend Internet
    Jumlah Pengguna Facebook: Inilah Angka-angka Fantastisnya Sabtu, 11 Agustus 2012
  • Jangan Bawa Keripik Saat Mudik! Awas Diabetes S

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Seberapa rutin Anda berolahraga?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat