Tempat Berburu Pria Menurut Statistik

Ghiboo.com - Kalau Anda sedang single dan sedang mencari jodoh, cobalah datangi tempat-tempat 'nongkrong' para cowok.

Berikut guide buat Anda.

Kedai kopi dekat perkantoran

Menurut survei yang dilakukan majalah Cosmo Men, lebih dari 65 persen perusahaan yang bergerak di bidang finansial diisi oleh pria. Maka ketahuilah kedai kopi mana yang letaknya dekat perkantoran untuk Anda kunjungi saat makan siang.

Toko elektronik saat sedang sale besar

Pria sangat mengikuti jadwal kapan toko elektronik memberi diskon, agar mereka bisa beli TV, kamera, gadget apa pun dengan harga murah. Rajinlah mengecek situs-situs yang meng-update kapan toko-toko gadget mengadakan sale... Lalu kenakan pakaian terbaik Anda.

Gym, sekitar jam 7 malam

Seusai jam kerja adalah saat-saat di mana gym dipenuhi dengan pria lajang, terutama ruangan di mana barbel-barbel diletakkan. Bonusnya: ruangan barbel biasanya dilapisi kaca, jadi mudah bagi Anda untuk 'berburu'.

Kafe atau bar yang menyiarkan pertandingan olahraga

Kalau sedang musim bola atau olah raga lainnya, bergembiralah. Karena akan selalu ada tayangan yang membuat para pria berkumpul di satu tempat. Datanglah di jam-jam sebelum atau menjelang pertandingan selesai, agar Anda punya kesempatan untuk menebar pesona.

Toko Wine, menjelang hari libur

Kalau wanita sibuk di supermarket membeli bahan-bahan memanggang kue untuk hari raya, di manakah para pria? Benar sekali, merekalah yang bertugas untuk menyediakan minuman! Maka sembari Anda memilih wine untuk akhir tahun, perhatikan juga apakah ada yang tampan di sana.


(Majalah Cosmopolitan Indonesia Januari 2012)


BACA JUGA:

6 kesalahan yang merusak kesan pertama
7 cara menonjol di tengah keramaian
8 sifat wanita yang menarik di mata pria
Bahasa tubuh wanita yang sedang merayu pria
Busana wanita yang tak disukai pria

Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Latest Videos

POLL

Seberapa sering Anda memasak sendiri di rumah (mi instan tidak termasuk, ya)?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat
Rias Wajah