3 Nutrisi Ajaib untuk Basmi Sembelit

Konstipasi atau sering diistilahkan sebagai sembelit atau susah buang air besar merupakan gangguan pencernaan yang sangat menyiksa dan membuat Anda merasa tidak nyaman.

3-Nutrisi-Ajaib-untuk-Basmi-Sembelit

Meski terkadang dianggap remeh, sembelit yang terjadi jangka panjang dapat berdampak buruk pada kesehatan, termasuk didalamnya bisa menyebabkan kanker.

Sembelit merupakan frekuensi buang besar yang tidak normal dengan intensitas yang lama dan disertai dengan rasa sakit yang mengganggu saat BAB.

Kekurangan cairan dan serat makanan merupakan penyebab utama terjadinya sembelit meski banyak faktor lain yang juga turut mempengaruhinya.

Nah, agar Anda terbebas dari penyakit yang satu ini, berikut ini adalah cara alternatif alami yang bisa Anda coba untuk mengatasi sembelit:

Perbanyak Asupan Serat

Cara termudah untuk mengatasi sembelit adalah dengan meningkatkan serat. Asupan serat yang dianjurkan adalah sekitar 20-35 gram/hari. Untuk mendapatkan serat dalam jumlah yang cukup, cobalah konsumsi buah-buahan, sayuran, dan gandum.

Tetapi Anda harus waspada saat mengonsumsi serat, karena pemanfaatan yang berlebihan malah akan memperburuk konstipasi. Hal ini dapat diatasi dengan meminum air lebih banyak untuk membantu serat masuk ke dalam sistem pencernaan dengan lebih lancar.

Coba Herbal

Terapi herbal adalah pengobatan sembelit yang tertua, dan telah diterapkan dalam berbagai budaya di seluruh dunia. Umumnya obat pencahar herbal ini diramu dari bahan seperti biji rami, fenugreek, dan barley. Selain itu, senna, cascara segrada, dan tumbuhan lidah buaya juga dapat menjadi stimulan terapi sembelit.

Tetapi Anda harus waspada dalam terapi herbal ini, contohnya pada tumbuhan lidah buaya karena dapat menyebabkan kram. Selain itu, terapi herbal untuk sembelit memiliki efek samping saat berinteraksi dengan obat dan suplemen lain. Cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter dan ahli kesehatan sebelum menggunakan terapi herbal.

Konsumsi Probiotik

Probiotik adalah bakteri baik di dalam usus yang bermanfaat untuk menyehatkan sistem pencernaan. Contoh probiotik adalah Lactobacillus, Bifidobacterium, dan Sacchromyces boulardi. Probiotik cukup efektif untuk mengatasi sembelit. Biasanya probiotik ini tersedia dalam bentuk suplemen dan terkandung dalam beberapa jenis makanan, salah satunya yogurt. (dan)

BACA JUGA : Jambu Air, Cegah Diare Hingga Tingkatkan Kesuburan Pria

ARTIKEL LAINNYA:

Seperti apa jadwal buang air besar yang sehat?
Mengatasi susah buang air besar saat hamil
Ini alasan mengapa kentut itu sehat
Waspadai sembelit tanda gangguan pada jantung
Pentingnya makan buah sebelum makan


Tanya Dokter

  • Makanan Penghilang Sakit Kepala
    Makanan Penghilang Sakit Kepala

    Perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa makanan yang dipercaya dapat menghilangkan rasa sakit kepala Anda. …

  • Kehamilan Setelah Keguguran
    Kehamilan Setelah Keguguran

    Keguguran pada kehamilan biasanya terjadi sebelum usia kandungan 20 minggu. Lalu apa saja yang harus diperhatikan jika ingin hamil lagi setelah mengalami keguguran? Dan, mengapa seseorang yang ingin hamil lagi setelah mengalami keguguran harus menunggu selama tiga bulan? …

  • Mitos dan Fakta Antibiotik
    Mitos dan Fakta Antibiotik

    Banyak mitos-mitos yang beredar mengenai antibiotik yang sebaiknya anda ketahui terlebih dahulu. …

  • Segudang Manfaat Teh Hijau
    Segudang Manfaat Teh Hijau

    Dibalik rasanya yang lezat, teh hijau atau green tea rupanya juga menyimpan segudang manfaat yang baik untuk tubuh …

  • Makanan Penurun Kolesterol
    Makanan Penurun Kolesterol

    Jika ingin sehat, Anda memang diharuskan mengonsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menjauhi makanan yang dilarang. …

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.