5 Alasan Olahraga Anda Tidak Berhasil

By SHAPE magazine | Healthy Living

Apakah Anda telah berolahraga secara teratur selama berbulan-bulan (bahkan mungkin bertahun-tahun) tetapi angka di timbangan tidak berubah? Berikut adalah lima cara agar olahraga Anda bisa berdampak pada penurunan berat badan, dan apa saja yang ahli kami sarankan untuk kembali memulai program menurunkan berat badan:

1. Olahraga membuat Anda makan terlalu banyak

"Penelitian menunjukkan, orang cenderung mengonsumsi kalori lebih banyak ketika mereka berolahraga," kata Michele Olson, Ph.D., profesor ilmu olahraga di Auburn University Montgomery, dan penulis buku “Perfect Legs, Glutes & Abs DVD”. 

Apa Anda berpikir bahwa 45 menit berlari pagi sudah cukup membakar kalori dari sepotong kue cokelat? Pertimbangkan ini: Rata-rata wanita dengan berat badan 65 kg membakar sekitar 476 kalori (pada kecepatan 10 menit per mil) berlari selama 45 menit. Rata-rata jumlah kalori dari hidangan penutup di restoran adalah sekitar 1.200 kalori (atau lebih). Jadi, meski Anda hanya makan setengah potong kue tersebut, Anda akan merusak hasil yang telah Anda capai, dalam waktu kurang dari 10 menit.

SOLUSI:
Berolahragalah sambil melakukan diet yang sehat, sehingga tetap membuat kalori Anda berada dalam jumlah yang tepat untuk menurunkan atau menjaga berat badan. Olson merekomendasikan menuliskan apa yang Anda makan untuk memantau jumlah kalori yang dikonsumsi, dan kemudian kalori yang telah Anda bakar, untuk mengetahui jumlah kalori harian Anda yang sebenarnya.

2. Olahraga sangat menguras tenaga
Melakukan olahraga pada pukul 5 pagi tampak seperti cara yang bagus untuk menurunkan berat badan, tapi mengapa berat badan Anda tidak kunjung turun? Jika berolahraga ternyata membuat energi Anda sangat terkuras, lelah, sakit, dan hanya ingin berbaring di sofa untuk melewati sisa hari itu, maka hal tersebut akan berdampak buruk, kata Alex Figueroa, pelatih pribadi dan instruktur kebugaran di Sports Club/LA, Boston, Massachusetts.

Memaksa tubuh bekerja terlalu keras dapat memiliki pengaruh sebaliknya pada tubuh Anda.  Olahraga berlebihan dapat menyebabkan Anda ingin makan yang manis-manis, sistem kekebalan tubuh menjadi lemah, dan insomnia, yang semuanya dapat berkontribusi terhadap kenaikan berat badan.

SOLUSI:
Figueroa merekomendasikan agar membuat rencana olahraga yang sesuai untuk tingkat kebugaran Anda, sehingga olahraga Anda masih bisa memberikan tubuh tantangan tanpa menguras energi. Belum yakin dengan olahraga apa yang terbaik untuk Anda? Cobalah membuat jadwal olahraga dengan seorang pelatih pribadi untuk memaparkan  tujuan Anda dan menyiapkan rencana terbaik untuk meraihnya.

3. Olahraga membakar kalori  yang lebih sedikit dari yang Anda duga
Apa Anda percaya ketika saat alat treadmill mengatakan bahwa Anda telah membakar 800 kalori? Tidak secepat itu, ungkap Olson. Pembakaran kalori yang begitu tinggi di layar alat treadmill sangatlah jarang, tambah Olson, dan kebanyakan dari alat tersebut melebih-lebihkan angka pembakaran jumlah kalori dari yang sebenarnya sebanyak 30 persen.

"Banyak alat yang tidak meminta menyertakan berat badan Anda, karena itu keluaran kalori sering didasarkan pada 'berat badan referensi' sebesar 70kg, yang sering digunakan dalam perhitungan berat badan," kata Olson. "Jadi, jika berat badan Anda 61kg, misalnya, Anda tidak akan membakar kalori yang sama seperti  orang yang memilik berat badan referensi."

Dan bahkan mereka yang menggunakan rujukan denyut jantung juga mungkin tidak akurat. "Alat yang menggabungkan aktivitas lengan (seperti gerakan stair stepper atau elliptical) dapat menyebabkan detak jantung yang lebih kencang dibandingkan dengan alat olahraga yang hanya berfokus pada gerakan kaki seperti treadmill, namun hal itu terjadi bukan karena Anda membakar lebih banyak kalori," kata Olson. "Penelitian telah menunjukkan bahwa pada tingkat yang sama dari proses pembakaran kalori, denyut jantung akan lebih kencang bila melakukan aktivitas pada lengan daripada kaki, dan Anda mungkin akan membakar kalori yang lebih sedikit meskipun denyut jantung lebih kencang."

SOLUSI: Coba gunakan mode “jarak yang ditempuh” untuk mendapatkan perhitungan yang lebih akurat untuk mengukur berapa banyak kalori yang terbakar, kata Olson. "Misalnya, jika Anda ingin membakar 300 kalori, lakukan jogging sejauh 5 km, berjalan 6 km, atau bersepeda sekitar 16 km untuk membakar jumlah kalori ini."

4. Olahraga Anda tidak seimbang
Tentu, kami menyukai tarian Zumba seperti halnya Anda, tapi bukan berarti hanya itu kegiatan yang Anda harus lakukan untuk tetap bugar. "Variasi bukan hanya bumbu kehidupan, tetapi juga kunci untuk mendapatkan tubuh yang lebih baik, lebih ramping, dan lebih kuat," kata Olson. "Tidak ada satu kegiatan tunggal yang dapat memberikan semua yang Anda butuhkan."

Dengan hanya melakukan kardio atau olahraga yang sama berulang-ulang bisa berarti bahwa Anda mengorbankan kesempatan untuk membangun massa otot dan menantang tubuh Anda dengan cara yang baru (membakar lebih banyak kalori dengan melakukan sesuatu yang baru), dan Anda mungkin akan terus berada dalam kondisi yang stabil karena itu.

SOLUSI: Buatlah sebuah program mingguan dengan latihan yang berbeda dari olahraga (kardio, latihan kekuatan, fleksibilitas, inti) untuk menjaga pikiran dan tubuh Anda, berfokus dan berubah. Olson merekomendasikan untuk menyesuaikan  setidaknya tiga sesi latihan kekuatan dan tiga sampai lima sesi latihan kardio per pekan untuk hasil terbaik.

5. Latihan Anda sangat basi
Apakah Anda pernah mengambil kelas body-sculpting dengan menggunakan beban 1,5 kg yang sama setiap pekan? Gunakan beban yang lebih berat untuk meningkatkan pembakaran kalori dan membangun otot, seperti yang direkomendasikan oleh Sonrisa Madinah, pengelola grup kebugaran Equinox Fitness Clubs di Coral Gables, Florida. Dan saat melakukannya, cobalah juga kelas olahraga yang belum pernah Anda lakukan (seperti yoga atau Pilates) untuk merangsang tubuh Anda dengan cara baru.

Mengapa begitu penting untuk beralih ke sesuatu yang baru? Melakukan rutinitas olahraga yang sama berulang-ulang, berarti tubuh Anda tidak harus bekerja keras untuk melakukan hal itu setelah beberapa pekan. "Kita ‘belajar’ bagaimana melakukan setiap kegiatan dan gerakan," kata Olson. "Semakin banyak kita 'belajar', semakin mudah kegiatan ini untuk tubuh kita, yang berarti Anda akan membakar kalori lebih sedikit daripada yang Anda lakukan ketika aktivitas atau rutinitas adalah hal yang baru bagi Anda."

SOLUSI: Entah itu mencoba beban yang lebih berat atau menambahkan ketahanan dalam kelas cycling, perubahan intensitas dan gaya latihan dapat membantu Anda meningkatkan pembakaran kalori dan pada akhirnya  akan menurunkan berat badan. Bahkan menambahkan latihan seperti yoga dan Pilates yang biasanya tidak membakar kalori yang banyak, jika latihan tersebut  baru bagi tubuh Anda, akan membuat beberapa perubahan yang baik dalam tubuh karena memiliki gerakan dan pola latihan yang baru, ungkap Olson.

BACA JUGA:

Resep sarapan yang dapat mengurangi berat badan
Tips latihan untuk mendapatkan bokong kencang dan seksi
Empat cara seksi membakar kalori
Lima kegiatan yang sama dengan olahraga
Tujuh makanan yang memaksimalkan efek olahraga

Memuat...

Tanya Dokter

  • Makanan Penghilang Sakit Kepala
    Makanan Penghilang Sakit Kepala

    Perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa makanan yang dipercaya dapat menghilangkan rasa sakit kepala Anda. …

  • Kehamilan Setelah Keguguran
    Kehamilan Setelah Keguguran

    Keguguran pada kehamilan biasanya terjadi sebelum usia kandungan 20 minggu. Lalu apa saja yang harus diperhatikan jika ingin hamil lagi setelah mengalami keguguran? Dan, mengapa seseorang yang ingin hamil lagi setelah mengalami keguguran harus menunggu selama tiga bulan? …

  • Mitos dan Fakta Antibiotik
    Mitos dan Fakta Antibiotik

    Banyak mitos-mitos yang beredar mengenai antibiotik yang sebaiknya anda ketahui terlebih dahulu. …

  • Segudang Manfaat Teh Hijau
    Segudang Manfaat Teh Hijau

    Dibalik rasanya yang lezat, teh hijau atau green tea rupanya juga menyimpan segudang manfaat yang baik untuk tubuh …

  • Makanan Penurun Kolesterol
    Makanan Penurun Kolesterol

    Jika ingin sehat, Anda memang diharuskan mengonsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menjauhi makanan yang dilarang. …

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.