5 Bahan Alami yang Bisa Mencerahkan Kulit

Wanita yang tinggal di iklim tropis sering ingin kulitnya tampil lebih putih atau cerah. Polusi, paparan sinar matari, dan berbagai faktor lainnya memang bisa membuat warna kulit menjadi lebih gelap. Untuk membuatnya cerah kembali, beberapa bahan alami ini bisa dijadikan pilihan. Apa saja?

Kentang
Kentang bukan bahan alami yang asing untuk kulit. Parutlah kentang, lalu remas atau haluskan. Setelah itu, oleskan pada wajah hingga kering. Setelah kering, ulangi lagi prosesnya hingga mencapai tiga lapisan. Diamkan sampai 15 menit lalu bilas dengan air dingin. Cara kedua: Kupas kentang lalu iris tipis-tipis, lalu tempelkan ke wajah dan diamkan selama 15 menit. Setelah itu cuci bersih wajah. Kentang mengandung enzim catecholase yang bisa membantu mencerahkan kulit.

Pepaya
Enzim papain yang terkandung dalam pepaya sangat bermanfaat untuk kulit. Enzim ini bisa membantu mempercepat proses pergantian sel dan kulit. Selain bisa mencerahkan wajah, enzim ini juga dipercaya dapat menyamarkan noda hitam. Campurkan pepaya yang sudah dihaluskan dengan madu. Gunakan kain bersih dan rendam dalam air hangat. Peras kain bersih lalu sebarkan campuran pepaya di atas kain. Letakkan kain di atas wajah yang sudah dicuci bersih. Diamkan selama 20 menit lalu cuci dengan air hangat. Terakhir, bilas dengan air dingin untuk menutup pori-pori. Gunakan seminggu sekali untuk mendapatkan kulit yang cerah.

Ketimun
Sayuran hijau ini kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral. Selain untuk mencerahkan kulit wajah, ketimun juga bisa digunakan untuk mencerahkan kulit ketiak yang menghitam. Tempelkan jus parutan ketimun pada wajah dan leher. Untuk efek lebih segar, simpan ketimun dalam kulkas satu malam sebelumnya. Kantung mata yang menghitam juga bisa dengan mudah diatasi dengan irisan ketimun yang dingin dan segar. Iris menyilang ketimun lalu tutupi mata Anda dengan potongan ketimun. Diamkan selama 15-20 menit sambil bersantai.

Beras
Beras sejak lama dikenal sebagai rahasia kecantikan wanita Asia. Dikombinasikan dengan susu, beras bisa menjadi ramuan pencerah wajah yang alami. Tumbuk beras hingga berbentuk bubuk lalu campurkan dengan susu atau air bersih secukupnya hingga kental. Tempelkan ke wajah seperti menggunakan masker. Diamkan 15-20 menit lalu cuci dengan air dingin. Beras memiliki kandungan PABA (para aminobenzoic acid) yang tinggi. PABA bisa berfungsi sebagai tabir surya yang baik. Selain itu, beras juga mengandung asam ferulis yang berfungsi sebagai antioksidan dan allantonin yang bisa mempercepat proses perbaikan kulit.

Tomat
Kandungan lycopene dalam tomat berfungsi sebagai pencerah kulit alami. Mengonsumsi tomat juga bisa mengurangsi sensitivitas kulit terhadap sinar UV yang bisa merusak kulit. Kandungan lycopene dalam buah tomat bisa membuat kulit cerah, terlindung dari radikal bebas, dan meningkatkan produksi tabir surya alami pada kulit. Untuk mencerahkan kulit ketiak yang menghitam, potong tomat menjadi dua lalu tempelkan dengan gerakan melingkar pada ketiak. Lakukan ini selama 15 menit lalu cuci bersih. Ritual ini bisa dilakukan setiap hari.

Sedangkan untuk wajah, parut tomat hingga bisa digunakan sebagai masker. Biarkan mengering lalu tempelkan ulang hingga membentuk tiga lapisan. Diamkan selama 20 menit lalu cuci dengan air dingin. Lakukan perawatan ini secara teratur untuk hasil yang maksimal.




BACA JUGA:

Berbagai make-up cantik untuk si hitam manis
4 langkah mudah lindungi kulit dari sinar matahari
Benarkah air kelapa muda bisa putihkan kulit anak?
3 masker mudah yang bisa dibuat di rumah
6 kesalahan berdandan yang sering dilakukan

Memuat...

Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.