Agar Anak Tak Mudah Sakit

Ghiboo.com - Anak usia di bawah 13 tahun memang menjadi langganan terkena berbagai penyakit, seperti diare, demam, hingga flu. Sayangnya, para ibu menganggap hal ini wajar.


Menurut dr. Herbowo Soetomenggolo, SpA, dokter spesialis anak di Rumah Sakit Ibu dan Anak Hermina menjelaskan bahwa seringnya anak sakit bisa disebabkan oleh 3 hal, yaitu anaknya sendiri, kumannya hingga lingkungannya.


Berikut ini beberapa tips agar anak tidak mudah tertular penyakit.

1. Gizi


Gizi tak hanya berpengaruh pada masalah berat badan. Gizi baik tentu saja akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak. Selain itu, imunisasi sejak kecil juga terbukti efektif mencegah penyakit-penyakit yang menyerang anak.

2. Perilaku


Anak harus diajarkan untuk menjaga kebersihan pribadi sejak dini. Contoh, anak sedang sakit harus menggunakan masker demi mencegah penyebaran virus melalui udara, membiasakan mencuci tangan pakai sabun dan tidak jajan sembarang agar dapat mencegah diare, hingga main ke mana-mana memakai sepatu untuk mencegah cacingan.


"Anak dalam tahap belajar dan kita sebagai orangtua harus memberikan contoh dan mengajarkan anak untuk menjaga kebersihannya. Sayangnya, masih banyak orangtua kurang peduli terhadap masalah ini," ungkapnya.

3. Lingkungan


Penularan kuman dan bakteri lebih banyak terjadi di lingkungan keluarga dan setelahnya di sekolah. Sehingga, kita harus membatasi perkembangan kuman. Menurut dr. Bowo, kuman sebagian besar bisa mati hanya karena terkena paparan sinar matahari, namun polusi atau asap memperparahnya.


"Banyak orangtua yang merokok di dalam rumah, sehingga kumannya hidup terus di dalam rumah. Jadi, kalau anak sudah diajarkan untuk sehat maka lingkungannya juga harus dijaga agar tetap sehat," tegasnya.

BACA JUGA:

Rahasia tidur pulas seperti bayi
7 kebiasaan yang membuat sulit tidur
Beberapa trik menenangkan bayi yang rewel
Mengatasi si kecil yang masih suka ngompol
Jika anak pertama kali mimpi basah

Memuat...

Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.