Agar Mobil Tidak Boros Bahan Bakar

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perilaku berkendara yang benar memberikan kontribusi semakin jauh jarak tempuh untuk tiap liter bahan bakar.

Sebagai bagian dari Driver Education Programme, Shell berbagi tips untuk mengurangi konsumsi bahan bakar yang pada dasarnya adalah kebiasaan pengemudi yang baik :

1. Rencanakan perjalanan.
Perencanaan yang matang menghindarkan kita melalui daerah macet atau perjalanan yang lebih jauh.
2. Jika mengisi bahan bakar, isilah secara penuh untuk menghindari terjadinya karat tangki bahan bakar.
3. Sebisa mungkin kurangi beban kendaraan karena makin berat beban, bahan bakar makin boros.
4. Kurangi kerja mesin dengan matikan AC saat berkendara.
5. Saat melakukan akselerasi harus dilakukan dengan perlahan.
Nah saat kendaraan berkecepatan 80 km, jaga kecepatan jika memungkinkan. Kecepatan itu diyakini konsumsi bahan bakar paling irit.
6. Menutup jendela mobil akan mampu mengurangi konsumsi bahan bakar karena tidak ada hambatan angin.
7. Kebiasaan servis berkala juga sangat membantu menekan konsumsi bahan bakar.
8. Biasakan matikan mesin jika berhenti lebih dari 5 menit.
Menghidupkan mesin dalam kondisi kendaraan hidup, membuang-buang bahan bakar.
9. Memeriksa tekanan ban.
Kondisi ban dengan tekanan kurang berakibat kendaraan makin berat berjalan sehingga konsumsi meningkat.



BACA JUGA:

Foto-foto dengan teman, berhadiah motor
Yuk, hitung-hitungan dulu sebelum kredit mobil
Delapan sumber pemborosan setiap hari
Alarm agar tak ngantuk saat menyetir mobil
Kepribadian Anda dilihat dari warna mobil

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.