Apakah Penyebab Timbulnya Kista?

Pertanyaan :

Dok, saya hendak bertanya hal berikut ini, saya gadis berusia 22 tahun, sekarang mengidap kista (5cm) sudah hampir 1 tahun ini. Saya juga merasakan pedih atau sakit saat buang air kecil. Selain itu hormon darah putih saya sebanyak 19.000 (yang biasanya orang normal 5.000-10.000) yang diketahui melalui cek darah dan urin. Yang ingin saya tanyakan, apakah penyebab timbulnya kista/ pola hidup seperti apakah yang harus saya jalankan? Apakah kista itu bisa timbul kembali? Terima kasih dok

Risti, 22 tahun - Tj Priok


Jawaban :

Hi Mbak Risti, setelah membaca pertanyaan yang disampaikan saya turut bersimpati sebelumnya. Bila kemudian diuraikan atas masalah yang dialami oleh Mbak Risti, maka Kista ovarium (indung telur) secara umum disebabkan karena penimbunan cairan pada indung telur itu sendiri. Pada beberapa kasus penimbunan cairan itu berhenti dengan sendirinya, sehingga kista yang diderita tidak bertambah besar.

Sementara pada beberapa kasus-kasus lain, penimbunan cairan terjadi terus menerus sehingga kista yang timbul semakin lama semakin membesar. Kandungan cairan dari kista itu sendiri juga harus diperhatikan sehingga “folow-up” terhadap kista tersebut sangat penting dilakukan. Semua wanita dengan alat reproduksi yang normal (rahim dan indung telur) dapat terkena penyakit seperti mioma pada rahim dan kista pada indung telur.

Kadar sel darah putih yang tinggi menandakan terdapatnya infeksi, dan bila hasil pemeriksaan laboratorium tersebut digabungan dengan keluhan yang dirasakan seperti pedih saat buang air kecil, sangat dimungkinkan Mbak Risti menderita infeksi saluran kemih, dalam hal ini perlu dilakukan pemeriksaan fisik lanjutan tentunya.

Penyakit tersebut dapat timbul kembali walaupun mioma atau kista tersebut sudah pernah ditangani/ dioperasi. Khususnya terkait dengan kondisi yang dialami oleh Mbak Risti, akan lebih baik bila dilakukan konsultasi langsung kedokter spesialis kandungan serta kebidanan agar dapat mengatasi masalah yang muncul serta memberikan arahan tindakan terkait.

Pola hidup yang baik seperti makan teratur dengan jenis makanan yang sehat, asupan minum air putih sesuai, berolahraga serta istirahat yang cukup dan menjaga kebersihan atas organ-organ reproduksi dapat membantu dalam menjaga kesehatan Mbak Risti tentunya. Semoga jawaban ini dapat membantu ya, terima kasih-salam. (RS)

dr Ricky Susanto, SpOG

 

Kolom Dokter Kita diasuh oleh RS.Meilia Cibubur
Kirim pertanyaan Anda ke email : kesehatan@rol.republika.co.id


Baca Juga :

Kiat Mencegah Kanker Serviks
Mendeteksi Kanker Serviks
Kiat Mengurangi Risiko Kanker Payudara



Memuat...

Tanya Dokter

  • Makanan Penghilang Sakit Kepala
    Makanan Penghilang Sakit Kepala

    Perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa makanan yang dipercaya dapat menghilangkan rasa sakit kepala Anda. …

  • Kehamilan Setelah Keguguran
    Kehamilan Setelah Keguguran

    Keguguran pada kehamilan biasanya terjadi sebelum usia kandungan 20 minggu. Lalu apa saja yang harus diperhatikan jika ingin hamil lagi setelah mengalami keguguran? Dan, mengapa seseorang yang ingin hamil lagi setelah mengalami keguguran harus menunggu selama tiga bulan? …

  • Mitos dan Fakta Antibiotik
    Mitos dan Fakta Antibiotik

    Banyak mitos-mitos yang beredar mengenai antibiotik yang sebaiknya anda ketahui terlebih dahulu. …

  • Segudang Manfaat Teh Hijau
    Segudang Manfaat Teh Hijau

    Dibalik rasanya yang lezat, teh hijau atau green tea rupanya juga menyimpan segudang manfaat yang baik untuk tubuh …

  • Makanan Penurun Kolesterol
    Makanan Penurun Kolesterol

    Jika ingin sehat, Anda memang diharuskan mengonsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menjauhi makanan yang dilarang. …

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.