Apakah Varises Bisa Dihilangkan?

TRIBUNNEWS.COM - Varises alias pembuluh darah yang terlihat menonjol meski secara medis tidak berbahaya, tetapi dianggap sebagai masalah bagi kebanyakan perempuan. Sebenarnya apa yang menyebabkan varises dan adakah cara efektif untuk menghilangkannya?

Varises merupakan kelainan/melebarnya pembuluh darah balik (vena), dan terjadi penurunan atau hilangnya elastisitas dinding vena, vena yang berkelok-kelok, serta kerusakan katub.

Varises tampak seperti benang tebal berwarna biru yang merayap naik sampai ke betis. Pertambahan usia merupakan salah satu faktor penyebab varises, namun menurut dr.Roshini Rajapaksa, ada beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan kondisi ini.

"Kehamilan dan perubahan hormonal, termasuk penggunaan pil kontrasepsi bisa meningkatkan risiko terjadinya varises. Faktor keturunan juga berpengaruh," kata ahli penyakit dalam dari New York University Medical Center ini.

Walau sebenarnya tidak berbahaya, namun varises bisa menyebabkan rasa nyeri, kejang di betis, atau pun kram. "Bila area tempat varises terlihat membengkak dan merah sebaiknya periksakan ke dokter karena bisa mengindikasikan adanya penyumbatan darah," paparnya.

Salah satu cara efektif untuk mencegah varises adalah dengan penggunaan stoking khusus. Selain itu jika Anda mengalami kegemukan dianjurkan untuk berolahraga dan menurunkan berat badan karena berat badan berlebih bisa membuat kaki menahan beban yang berat sehingga risiko varises makin besar.

Bila Anda sudah memiliki tanda-tanda varises, sebaiknya lakukan olahraga di permukaan yang lunak seperti rumput atau tanah. Olahraga atau lari di permukaan keras bisa membuat pembuluh darah vena menjadi mekar yang selanjutnya mempercepat kemunculan varises.

Baca Juga :

Mengatasi Kaki Nyeri Karena High Heels
Waspada Bentuk Kaki Aneh
Menghilangkan Bau Kaki

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.