Bakso Apa Mercon

Ditulis Oleh Syaiul Ana, mahasiswi IAIN Sunan Ampel Surabaya

TRIBUNNEWS.COM, PROBOLINGGO - Bakso salah satu makanan favorit saya sejak kecil. Setiap penjual bakso yang lewat di depan rumah selalu dipanggil mampir. Atau, penjual bakso di pinggir jalan sepanjang perjalanan yang saya lewati setiap berangkat kuliah antara kawasan Rungkut sampai jalan Ahmad Yani sukses saya cicipi semua. Nama-nama unik bakso pun, tak luput saya coba, dari bakso granat, dalbo, jenggot, sampai bakso gepuk.

Nah, ketika bersama teman-teman saya berkunjung ke Probolinggo, kami dibuat penasaran dengan bakso yang satu ini, bakso mercon!

Lapak bakso mercon ini terletak di kawasan Wonokoyo, Pasuruan. Perjalanan kami dengan menumpang bus antar kota dalam provinsi saat itu berhenti untuk mencari penumpang. Tanpa sengaja mata kami menoleh di warung bakso mercon.

Kami memang tidak turun saat itu, dan memilih meneruskan perjalanan ke Probolinggo. Maklum saja, kami berencana berlibur ke Gunung Bromo di Probolinggo. Perjalanan Surabaya-Probolinggo selama tiga jam membuat kami lelah dan mengantuk. Meski demikian tetap terasa asyik. Dan semakin asyik rasanya saat akhirnya kami benar-benar memuaskan rasa penasaran dengan mencicipi bakso mercon Pasuruan. Kami penasaran, apakah baksonya akan benar-benar meledak?

Warung bakso mercon terbilang sederhana, namun jauh dari sepi. Puluhan penikmat bakso mercon silih bersabar menanti dilayani. Di tembok warung tertera harga bakso mercon biasa Rp 3500 dan spesial Rp 5000. Sangat ekonomis bagi pecinta bakso.
Dan begitu bakso pesanan kami datang, kami langsung menyantapnya sesuap. Ternyata, bakso benar-benar meletus di dalam mulut! Rasa pedas luar biasa tanpa diimbuh dengan sambal yang tersedia di setiap meja. Kami pun adu bau mulut yang pedas, diselingi es teh… Bibir kami pun berubah merah membara.

Dalam setiap mangkok pesanan spesial berisi satu bakso besar, tiga pentol bakso kecil, satu tahu, siomay dan gorengan, plus lontong bagi yang menyukainya. Hmm… mantap sekali. Usai makan bakso, rasa pedas membuat kami tetap terjaga, tidak mengantuk dan mengusir lelah sepanjang perjalanan. Coba saja ledakan bakso mercon, kalau tidak percaya…

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.