Berbagai Penyebab Radang Sendi

Radang sendi atau artritis adalah reaksi alami jika sendi Anda mengalami gangguan penyakit atau cedera. Jika dibiarkan dalam jangka waktu lama, risiko adalah kerusakan jaringan-jaringan pada tubuh.

Apa yang dimaksud dengan sendi? Sendi adalah tempat menyatunya dua tulang, seperti pada tulang pinggul dan lutut. Di ujung masing-masing tulang tersebut, terdapat material menyerupai spons yang disebut juga dengan kartilago atau tulang rawan. Tulang rawan ini berfungsi sebagai bantalan. Tulang rawan pula yang membuat kedua tulang bisa bergerak dengan baik tanpa menimbulkan rasa sakit.

Pada jenis sendi tertentu, di dalam ruang sendinya juga diisi dengan suatu yang cairan licin (cairan sinovial), yang bermanfaat untuk mengurangi gesekan kedua tulang. Ada pula ligamen (jaringan pengikat otot), yang berfungsi untuk mengikat kedua tulang agar posisinya tetap stabil.

Pada kasus radang sendi, daerah sekitar sendi tersebut mengalami peradangan yang menimbulkan rasa nyeri, kaku dan sulit untuk digerakkan. Bahkan beberapa jenis artritis dapat juga mempengaruhi anggota tubuh lainnya, misalnya kulit dan organ dalam.

Beberapa jenis radang sendi, adalah:

1. Osteoartritis.
Adalah jenis radang sendi yang paling banyak terjadi. Saat tulang rawan terganggu, kedua tulang akan saling bergesekan dan mulai menimbulkan nyeri. Osteoartritis banyak mengenai tulang punggung dan lutut.

2. Asam urat.
Asam urat atau gout, adalah radang sendi yang bisa menimbulkan nyeri yang amat sangat. Radang ini disebabkan oleh tingginya kadar uric acid (asam urat) dalam darah, sehingga terbentuk kristal-kristal di persendian. Asam urat biasanya mengenai jempol kaki, pergelangan tangan, dan lutut.

3. Reumatoid artritis.
Adalah penyakit yang menyerang sistem imun seseorang, di mana sistem imun justru berbalik menyerang dan menimbulkan pembengkakan di sekitar sendi. Peradangan ini juga bisa menyebar ke jaringan-jaringan di sekitarnya dan menyebabkan kerusakan kartilago.

Gejala radang sendi yang dialami setiap orang tidak sama. Biasanya, gejalanya berupa ruam (kemerahan), demam, tulang terasa kaku, terasa panas dan bengkak. Radang sendi bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti meningkatnya usia, kegemukan, dan melakukan pekerjaan yang banyak memberikan tekanan (gesekan) pada tulang.

dr. JanfrionalPencegahan radang sendi bisa dilakukan dengan banyak mengonsumsi makanan yang sehat serta rutin berolahraga. Postur tubuh yang baik saat beraktivitas sehari-hari juga sangat membantu.

Sumber: www.meetdoctor.com
Di-review oleh dr. Janfrional
Ditulis oleh Stephanie Firdaus




BACA JUGA:

Benarkah mandi malam sebabkan rematik?
Artritis remanodi mulai menyerang anak muda
Jangan minum minuman bersoda saat sedang nyeri lutut
Sayuran yang harus dijauhi penderita asam urat
Berbagai gangguan pada sendi rahang
3 latihan efektif untuk menjaga sendi kuat dan sehat

Memuat...

Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.