Postingan Blog oleh Plasadana

  • Risiko Khitan Bagi Perempuan

    Penulis: Nasir

    Karena alasan agama ataupun untuk menjaga tradisi, banyak orang tua yang mengkhitankan anak perempuannya tak lama setelah lahir. Praktik semacam ini sempat mendapat tentangan dari pegiat hak asasi manusia (HAM) lantaran dinilai merenggut hak perempuan untuk menentukan masa depannya. Bagaimana dari sisi medis?

    Menurut Dokter Seksologi dari Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Semarang, dr Andi Sugiarto, SpRM, proses khitan yang dijalani seorang perempuan sebenarnya tidak akan berdampak bagi kesehatannya, sepanjang pemotongan klitoris dilakukan dengan steril dan sempurna.

    "Kalau tidak steril bisa mengakibatkan luka dan akan berdampak pada kesehatan. Terutama, menurunnya kemampuan (perempuan) untuk menikmati seks," katanya saat di hubungi Plasadana.com untuk Yahoo Indonesia.

    Tindakan pemotongan klitoris, sambung dia, memang sangat berpengaruh terhadap tingkat libido seorang wanita. Sebab, bagian klitoris yang dikhitan akan menjadi kurang sensitif terhadap sentuhan dan rangsangan.

    Selengkapnya »dari Risiko Khitan Bagi Perempuan
  • Rajin Mengkhayal Akibat Video Porno

    Penulis:  Nasir

    Menonton video porno memang terkesan menjijikan. Namun faktanya, tidak sedikit dari laki-laki maupun wanita yang melakukannya. Berawal dari rasa ingin tahu, kemudian berlanjut menjadi aktivitas yang rutin dilakukan.

    Menurut Psikolog dari RS Hasan Sadikin Bandung, Sri Astuti, menonton video porno memang dapat menimbulkan sensasi menyenangkan dan kebahagiaan bagi penontonnya. Hal itu, kata dia, tidak lepas dari rasa puas dan bahagia yang digambarkan oleh tokoh yang berperan dalam video tersebut.

    Apalagi, adegan yang ditayangkan terbilang sangat imajinatif dan penuh eksplorasi. Dengan begitu, seseorang akan membentuk definisi sensasi kepuasan yang diserap dari video yang ditontonnya.

    "Dia (pecandu video porno) akan lebih banyak mengkhayal dan membuat bayangan-bayangan mengenai apa yang dianggap bagus dari film yang ia saksikan," ujar Sri saat diwawancarai Plasadana.com untuk Yahoo Indonesia.

    Jika sudah kecanduan, lanjut dia, maka orang tersebut akan lebih banyak menghabiskan

    Selengkapnya »dari Rajin Mengkhayal Akibat Video Porno
  • Waxing Tak Sekadar Hilangkan Bulu

    Oleh: Marmi Panti Hidayah

    Tidak sedikit wanita risih dengan tumbuhnya bulu-bulu di kaki, tangan, bahkan ketiak. Untuk itu, ada dua metode yang bisa ditempuh untuk mengatasi bulu-bulu tak diinginkan tersebut, yakni melalui waxing dan shaving.

    Metode shaving adalah upaya menghilangkan bulu dengan alat cukur yang telah didesain khusus. Hal ini untuk menghindari terjadinya iritasi pada kulit wanita yang lebih sensitif. Sedangan waxing adalah metode menghilangkan bulu kaki, tangan, dan ketiak dengan menggunakan sugar wax.

    Dari dua metode ini, banyak yang lebih menyukai metode waxing. Setidaknya itulah penelusuran Vista di beberapa salon Jakarta dan Bekasi. Beberapa salon memilih melayani treatment waxing karena lebih disukai customer. Salah satunya adalah layanan di Dewi Griya Kecantikan Salon & Spa yang berlokasi di Bekasi dan Cibubur.

    “Kita memilih memberikan layanan waxing karena treatment ini lebih digemari customer. Kalau shaving, biasanya mereka memilih melakukannya di rumah,” kata Senior

    Selengkapnya »dari Waxing Tak Sekadar Hilangkan Bulu
  • Mau Cantik, Coba Anggur Merah

    Oleh: Nila Kurnia Sari

    DARI zaman dahulu, anggur dipercaya sebagai buah yang mengandung banyak manfaat kesehatan bagi tubuh. Bahkan anggur banyak dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional, baik anggur yang masih berupa buah ataupun buah anggur yang difermentasi menjadi minuman.

    Belakangan, popularitas anggur meningkat di kalangan wanita. Antioksidan yang terkandung di dalam anggur dipercaya dapat mempercantik kulit dan menghambat penuaan dini. Berbagai kosmetik dengan kandungan anggur pun laris manis di pasaran. Benarkah anggur bermanfaat bagi kesehatan kulit?

    Pakar kecantikan RSIA Restu Beauty Skin Care dr Dewi Inong Irana, SpKK mengakui bahwa kelebihan buah anggur adalah kaya akan zat antioksidan. Antioksidan merupakan zat yang menghambat proses oksidasi pada tubuh, termasuk kulit.

    Proses oksidasi merupakan pencampuran oksigen dengan zat berbahaya bagi tubuh. Sementara kulit, merupakan bagian yang mudah terpapar racun (oksidan).

    “Setiap harinya kita terkena polusi dari udara, gas CO2,

    Selengkapnya »dari Mau Cantik, Coba Anggur Merah
  • Tidak Semua Gigi Bisa Diputihkan Dengan Bleaching

    Oleh: Nila Kurnia Sari

    Memiliki deretan gigi yang putih dan rapi memang idaman semua orang. Sayangnya, gara-gara kebiasaan mengonsumsi teh, kopi, atau merokok warna gigi akan menjadi kuning kusam. Tapi jangan langsung berharap bleaching bisa mengembalikannya ke warna semula.

    drg. Fanny dari klinik gigi My Dents Jakarta mengingatkan, jika dilakukan sembarangan, proses pemutihan gigi malah bisa mengakibatkan perubahan pada enamel gigi, walaupun tidak sampai merusak. Enamel merupakan bagian luar yang menutupi semua mahkota gigi dan berfungsi melindungi gigi. Namun tentu saja jika proses pemutihan dilakukan dengan benar, tidak akan merusak enamel.

    Sayangnya, lanjut Fanny, tidak semua gigi bisa diputihkan dengan cara bleaching. Apa saja?

    1. Gigi yang berubah warna karena tetracycline
    Tetracycline yang dimaksud adalah antibiotik yang dikonsumsi ibu saat bayi berada dalam kandungan. Akibatnya, ketika anak beranjak dewasa, gigi yang tumbuh akan berwarna kusam atau memiliki garis-garis dengan warna

    Selengkapnya »dari Tidak Semua Gigi Bisa Diputihkan Dengan Bleaching
  • Mengapa Muncul 'Mata Panda' Saat Kita Kurang Tidur?

    Oleh: Heru Budhiarto

    Kebiasaan tidur larut malam rupanya bukan hanya bisa mengundang berbagai jenis penyakit. Lebih dari itu, kekurangan jam tidur juga dapat menimbulkan lingkaran gelap di bagian bawah mata atau kerap disebut sebagai mata panda.

    Hal ini dapat terjadi karena area bagian bawah mata termasuk dalam jaringan ikat longgar yang mudah bengkak, terisi cairan atau lemak. Selain itu, daerah ini juga memiliki kulit yang lebih tipis dan sensitif jika dibandingkan dengan kulit pada bagian tubuh lain.

    Pada saat tubuh mengalami kelelahan ataupun stres, jaringan ikat mata di bagian bawah kulit akan melonggar yang pada akhirnya tampak seperti kantung. Adapun warna hitam yang muncul merupakan penampakan dari kantung mata yang mengendur tadi.

    "Karena kulit meregang dan kendur, maka terkesan berwarna hitam. Hal ini sama seperti siku jika diluruskan," ujar dr. Odih Fachruzi.

    Selain itu, lanjut dia, gaya gravitasi juga memiliki andil terhadap kehadiran kantung mata. Gravitasi bisa menyebabkan

    Selengkapnya »dari Mengapa Muncul 'Mata Panda' Saat Kita Kurang Tidur?
  • Hati-hati Saling Pinjam Kosmetik

    Oleh: Nila Kurnia Sari

    Penggunaan kosmetik sulit dipisahkan dari dunia wanita. Maka tak heran jika tas kosmetik menjadi barang yang tak boleh ketinggalan saat bepergian. Tapi apa yang harus dilakukan saat kosmetik tertinggal? Bolehkah pinjam make-up teman?

    Menurut dokter spesialis kulit dr Dewi Inong Irana, SpKK, saling pinjam kosmetik ternyata tidak disarankan. "Penularan penyakit seperti kuman dan bakteri dapat terjadi melalui kosmetik dan peralatan make up," jelas dokter yang praktek di RS Permata Cibubur ini.

    Kuas, aplikator, dan lipstik dapat dengan mudah membawa bakteri dari satu orang ke orang lain. Busa atau sponge bedak padat yang basah dan tidak dicuci serta dikeringkan dengan baik, sudah tentu menjadi tempat yang nyaman bagi kuman untuk berkembang biak. Apalagi, lanjutnya, jenis kulit setiap orang juga berbeda-beda. Oleh karena itu, kosmetik orang lain juga belum tentu cocok, apalagi bagi wanita yang memiliki kulit sensitif.

    "Kulit yang sensitif, kemudian terpapar kosmetik yang

    Selengkapnya »dari Hati-hati Saling Pinjam Kosmetik
  • Bolehkah Mencabut Uban?

    Oleh: Heru Budhiarto

    Bagi banyak orang, rambut di kepala ibarat sebuah mahkota. Ada kebanggan dan rasa percaya diri yang muncul bila memiliki rambut yang indah. Oleh karena itu, tidak jarang upaya menjaga kesehatan dan keelokan rambut menjadi perhatian serius.

    Namun, masalah bisa saja terjadi tatkala rambut putih atau uban muncul. Perasaan risih dan kurang nyaman pun menyergap. Umumnya, tindakan yang dilakukan adalah dengan mencabut uban tersebut.

    Mitos pun berkembang, ada yang menganjurkan hal tersebut tidak dilakukan. Sebab, mencabut uban dipercaya justru memperbanyak jumlah uban di kepala. Dicabut satu maka akan tumbuh dua. Benarkah demikian?

    Pada dasarnya setiap rambut memiliki akar yang disebut folikel rambut. Folikel ini mengandung melanosit yang menghasilkan melanin. Pada saat sel melanosit tak mampu menghasilkan melanin yang berfungsi sebagai pewarna rambut, maka muncul uban.

    Ada banyak faktor mengapa uban bisa tumbuh. Umumnya, saat memasuki usia 40 tahun uban akan mucul karena pada

    Selengkapnya »dari Bolehkah Mencabut Uban?
  • Hamil Buncitnya di Bawah, Tandanya Bayi Laki-laki?

    "Jika ingin punya bayi laki-laki, ibu hamil harus banyak mengonsumsi makanan yang asam-asam." Begitu salah satu mitos yang beredar. Namun benarkah ada hubungan antara makanan asam dengan jenis kelamin bayi?

    Secara ilmiah, ahli kandungan dr. Nuniek Kharismawati menjelaskan, tidak ada hubungannya antara makanan yang dikonsumsi dengan jenis kelamin bayi yang dikandung. “Bisa jadi itu hanya kepercayaan adat saja,” ujarnya.

    Begitupun dengan ngidam. Itu merupakan pertanda kehamilan secara subjektif. Sebab, hal itu sangat dipengaruhi oleh perubahan hormon, yang memang berfungsi mengubah rasa dan bau. Emosi juga bisa mengubah selera makan.

    Nuniek mengungkapkan, beberapa wanita hamil mengalami “pica”, yaitu gangguan makan kompulsif yang menyebabkan keinginan memakan barang-barang non-pangan seperti kapur atau tanah liat . Penyebabnya tidak diketahui sampai saat ini, tetapi sangat mungkin berhubungan dengan biochemical, psikologi, atau akibat kekurangan nutrisi tertentu. Misalnya, keinginan untuk

    Selengkapnya »dari Hamil Buncitnya di Bawah, Tandanya Bayi Laki-laki?
  • Kiat-kiat Memperlancar Persalinan

    Oleh: Marmi Panti Hidayah

    Ibu hamil sering kali dianjurkan minum air kelapa. Katanya supaya persalinan nantinya lancar. Namun apakah anggapan ini benar dari segi kedokteran?

    Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. M. Nurhadi Rahman, SpOG. mengatakan, air kelapa alami baik dikonsumsi ibu hamil karena mengandung air dan elektrolit yang dibutuhkan tubuh. Namun air kelapa tidak dapat memperlancar proses persalinan, karena tidak ada unsur yang bisa merangsang terjadinya persalinan.

    “Jadi kalau ada anggapan minum air kelapa dapat memperlancar persalinan itu hanya mitos,” jelas dokter yang bisa disapa Adi Rahman.

    Menurutnya, memang ada beberapa mitos terkait air kelapa untuk wanita hamil. Sebagai contoh, wanita hamil muda disebut tidak boleh minum air kelapa karena bisa keguguran, padahal faktanya tidak demikian. Mitos lain yang beredar di masyarakat, minum air kelapa disebut menyebabkan rambut jabang bayi lebat. “Padahal tidak juga. Rambut lebat jabang bayi lebih dipengaruhi faktor

    Selengkapnya »dari Kiat-kiat Memperlancar Persalinan

Penomoran Halaman

(118 Artikel)