Buang Air Besar Keras?

Ghiboo.com - Buang air besar (BAB) Anda tak lancar? Tak perlu repot-repot makan pepaya, perbaiki banyaknya minum air putih saja.


Ternyata, dehidrasi bisa menyebabkan BAB keras. Menurut spesialis nutrisi Dr. dr. Luciana B Sutanto, MS, SpGK, cairan dalam tubuh mempengaruhi keras atau tidaknya kotoran yang akan dibuang.


"Semakin sedikit air, maka akan semakin susah BAB. Tubuh yang kekurangan cairan akan membuat kotoran menjadi keras dan berkerak. Jadi, perbanyaklah minum dan konsumsi serat," jelas dokter dari Divisi Departemen Ilmu Gizi FKUI-RSCM.


Bagi orang dewasa, Anda diharuskan selalu meminum sekitar 2 liter air demi mencegah konstipasi. Dr. Luciana menambahkan salah satu gejala tubuh mengalami dehidrasi adalah rasa haus dan jarang buang air kecil dengan urin berwarna pekat.


"Tapi sebaiknya jangan tunggu tubuh mengirimkan sinyal haus dulu baru Anda minum. Takutnya, beberapa bagian tubuh sudah rusak duluan dan sulit diperbaiki lagi," tutupnya.


Memuat...

Tanya Dokter

  • Makanan Penghilang Sakit Kepala
    Makanan Penghilang Sakit Kepala

    Perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa makanan yang dipercaya dapat menghilangkan rasa sakit kepala Anda. …

  • Kehamilan Setelah Keguguran
    Kehamilan Setelah Keguguran

    Keguguran pada kehamilan biasanya terjadi sebelum usia kandungan 20 minggu. Lalu apa saja yang harus diperhatikan jika ingin hamil lagi setelah mengalami keguguran? Dan, mengapa seseorang yang ingin hamil lagi setelah mengalami keguguran harus menunggu selama tiga bulan? …

  • Mitos dan Fakta Antibiotik
    Mitos dan Fakta Antibiotik

    Banyak mitos-mitos yang beredar mengenai antibiotik yang sebaiknya anda ketahui terlebih dahulu. …

  • Segudang Manfaat Teh Hijau
    Segudang Manfaat Teh Hijau

    Dibalik rasanya yang lezat, teh hijau atau green tea rupanya juga menyimpan segudang manfaat yang baik untuk tubuh …

  • Makanan Penurun Kolesterol
    Makanan Penurun Kolesterol

    Jika ingin sehat, Anda memang diharuskan mengonsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menjauhi makanan yang dilarang. …

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.