Camilan Keripik Bayam untuk Si Kecil

Ghiboo.com - Anak kecil cenderung susah dan tidak suka mengonsumsi sayuran. Padahal vitamin dalam sayuran penting untuk pertumbuhan anak-anak. Untuk itu, setiap ibu harus bisa berinovasi mengolah sayuran menjadi makanan yang disukai anak mereka.

Salah satu caranya adalah dengan membuat sayuran sebagai camilan yaitu keripik bayam. Rasanya yang gurih dan renyah dapat mengalihkan perhatian bahwa yang dimakan tersebut adalah bayam.

Anda bisa membuat sendiri camilan sehat ini dan memberikannya kepada putra putri Anda. Berikut resepnya:

Bahan:

- 2 ikat sayur bayam hijau/merah, berdaun lebar dan besar
- 200 gram tepung beras Rose Brand
- Air secukupnya
- Minyak goreng secukupnya

Bumbu halus :

- 4 siung bawang putih, dipotong kasar
- 1 sendok teh ketumbar
- 3 butir kemiri, dirajang
- 1 ruas jari kunyit, dipotong kasar
- Bumbu penyedap secukupnya

Cara Membuat:
1. Daun bayam dibersihkan satu persatu, lalu sisihkan.
2. Semua bahan bumbu halus dicuci bersih lalu digiling menggunakan chopper hingga halus.
3. Siapkan mangkuk agak lebar, campurkan tepung beras dan air, aduk hingga tercampur rata, jangan terlalu encer.
4. Masukkan bumbu yang sudah dihaluskan tadi ke dalam adonan tepungnya, aduk rata kembali.
5. Siapkan wajan, panaskan minyak goreng.
6. Lalu dengan pisau penjepit, celupkan satu persatu daun bayam ke dalam adonan tepung dan masukkan ke dalam minyak yang sudah panas.
7. Goreng hingga matang berwarna kecokelatan dan kering.
8. Simpan di dalam toples dan tutup jika sudah dingin.
9. Camilan sayuran pun siap disajikan.

Tips :
- Gunakan tepung beras yang masih baru, dan sudah terjamin kualitasnya.
- Jika ingin praktis, bisa juga menggunakan tepung berbumbu yang siap pakai.
- Jika ingin mempunyai rasa keju, bisa ditambahkan keju bubuk kering yang dijual di pasar.


Selamat mencoba!


RESEP LAINNYA:

Sup krim bayam
Nasi campur bayam
Kornet panggang lapis kentang
Mie hijau sayur
Burger hijau bakar
Nasi goreng sayur

Memuat...

Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.