Cara Menghitung Kewajiban Zakat Mal

“Ramadan tiba, Ramadan tiba, marhaban ya Ramadan, marhaban ya Ramadan...”- Tompi

Sesaat mendengar lagu dari Tompi ini mengingatkanku bahwa Ramadan telah hampir tiba. Dan seperti Ramadan sebelumnya, mulailah saya sebagai muslim menghitung zakat mal (harta ) saya.

Zakat mal atau zakat harta adalah zakat yang Anda keluarkan jika sudah mencapai batasannya (nishab). Zakat ini berbeda dengan zakat penghasilan yang diwajibkan kepada Anda setiap kali mendapat penghasilan.

Agar tidak terjadi kebingungan, berikut perbedaannya:
•  Zakat penghasilan keluar setiap kali Anda memiliki penghasilan. Misalnya setiap sebulan sekali, besarnya 2.5% dari total penghasilan. Nishabnya rata-rata adalah jika berpendapatan total Rp3 juta per bulan.

•  Zakat mal keluar jika aset lancar Anda (tabungan, deposito, emas, reksadana, saham, ORI atau Sukuk termasuk nilai tunai asuransi) dan aset tetap yang tidak digunakan (contoh: rumah yang tidak ditempati dan tidak digunakan untuk bisnis apapun) totalnya mencapai 85 gram emas (harga saat itu). Dan syarat kedua adalah aset tersebut sudah 1 tahun Hijriyah. Besar zakatnya 2.5%.

Masih bingung? Nah, saya berikan contoh ya.

Misalkan Anda berpenghasilan total Rp3 juta per bulan. Maka zakat penghasilan Anda setiap bulan adalah 2.5% x Rp3 juta = Rp75 ribu

Pada Ramadhan 1431 H Anda menghitung aset sebagai berikut:
Tabungan = Rp10 juta
Deposito = Rp10 juta
Total = Rp20 juta
Pada saat itu emas 85 gram setara dengan Rp40 juta.

Karena nishab zakat adalah harta yang umurnya sudah satu tahun, maka zakat pada 1431H dapat Anda bayarkan pada Ramadhan 1432H. Namun karena nishab Anda belum terpenuhi (aset dibawah setara 85 gram emas) maka Anda tidak wajib zakat mal.

Lalu bulan Ramadhan tahun berikutnya, Anda menghitung kembali aset Anda dan ternyata hasilnya sebagai berikut:
Tabungan = Rp30 juta
Deposito = Rp20 juta
Total = Rp50 juta
Emas 85 gram pada saat itu setara dengan Rp45 juta.

Maka, Anda wajib membayar zakat aal.
Kenapa? Karena aset yang Anda miliki sudah lebih dari setara 85 gram emas. Dan yang Anda bayarkan adalah (2.5% x Rp50 juta = Rp1,25 juta).
Uang zakat tersebut dapat Anda bayarkan pada Ramadhan 1433H.

Semoga penjelasan di atas cukup jelas, ya.

Jangan lupa ya, hitung berapa aset yang Anda miliki ,dan jika sudah mencapai nishabnya mari tunaikan zakat mal.

Sambut Ramadhan dan selamat berzakat

Kaukabus Syarqiyah
Independent Financial Planner
PT. Quantum Magna
www.qmfinancial.com


BACA JUGA:

Zakat-zakat yang sering lupa dibayar
Syarat mengeluarkan zakat mal
Apakah piutang bisa dikonversi menjadi zakat?
Merencanakan mudik yang ramah bagi keuangan
Lima tanda keuangan Anda sudah sehat
Memuat...

Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.