Diet tanpa Garam, Seperti Apa Sih?

REPUBLIKA.CO.ID, Penggunaan garam meja yang mengandung natrium dan klorida memang penting untuk kesehatan. Sebab natrium mineral yang terkandung dalam garam meja, dalam jumlah kecil mampu memberi kontribusi untuk fungsi otot, saraf dan keseimbangan cairan yang diperlukan dalam tubuh.

Namun mengonsumsi banyak sodium seperti yang terkandung dalam garam meja dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan lebih berisiko mengalami stroke. Di Amerika konsumsi sodium per hari rata-rata sekitar 3.436 miligram. Rekomendasi tersebut untuk menjaga asupan natrium di bawah 2.400 miligram (satu sendok teh garam) dalam satu hari.

American Heart Association bahkan menyarankan target natrium lebih rendah dari 1.500 miligram sehari, apalagi jika seseorang memiliki tekanan darah tinggi. Kalau tidak, penggunaan garam berlebih akan meningkatkan risiko gangguan jantung.  Ternyata, untuk menurunkan berat badan, diet ini efektif dilakukan.

Seorang peserta diet ini mengaku berhasil menurunkan berat badan karena mengikuti diet tanpa garam ini. Diet ini dilakukan dengan cara meminimalisasi atau meniadakan garam dalam konsumsi sehari-hari. Mungkin awalnya kurang menyenangkan, namun diet seperti ini terbukti manjur.

Memuat...

Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.