Faktor-faktor yang Menyebabkan Keguguran

Keguguran, atau berakhirnya masa kehamilan sebelum usia 20 minggu, adalah hal yang paling ditakutkan para calon orangtua. Apa saja yang menyebabkan keguguran dan adakah cara untuk mencegahnya?

Banyak penyebab keguguran yang memang sulit dihindari, misalnya kelainan kromosom pada janin. Ini adalah kondisi yang paling sering menyebabkan terjadinya keguguran sebelum memasuki usia 13 minggu kehamilan. Selain itu, kondisi lainnya yang menyebabkan terjadinya keguguran antara lain:
•    Infeksi virus
•    Infeksi TORCH (Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes)
•    Infeksi pada mulut rahim maupun rahim
•    Infeksi secara umum, seperti typus
•    Kelainan rahim, seperti miom
•    Penyakit yang diderita oleh ibu hamil, seperti diabetes
•    Autoimun pada tubuh ibu hamil, karena darahnya mudah membeku

Ciri umum terjadinya keguguran adalah rasa mulas dan perdarahan yang terjadi secara bersamaan. Jika terjadi perdarahan yang tidak disertai rasa mulas, belum tentu itu adalah keguguran.

Namun ada juga sejumlah faktor yang dapat mempengaruhi keguguran, di antaranya:
•   Usia ibu hamil. Sebaiknya seorang wanita mengandung sebelum usia 30 tahun, atau maksimal sebelum usia 35 tahun, karena setelah melewati usia tersebut kandungan akan semakin rawan mengalami keguguran, terutama setelah usia 40 tahun.
•   Gaya hidup. Biasakanlah menerapkan gaya hidup sehat. Hindari rokok, konsumsi alkohol maupun penggunaan obat-obatan terlarang.
•   Pekerjaan berisiko. Pekerjaan yang berhubungan dengan bahan kimia biasanya berbahaya bagi ibu hamil, sehingga bisa meningkatkan potensi keguguran. Namun pekerjaan berisiko tersebut pada umumnya jarang dijumpai di Indonesia, yang secara khusus dilakukan oleh wanita. Bukan berarti wanita dilarang bekerja saat hamil, justru dr. Handi Suryana, SpOG menyarankan ibu hamil untuk bekerja karena terbukti baik untuk kesehatannya.

Secara umum, cara mencegah terjadinya keguguran dapat dilakukan dengan:
•   Memeriksakan kondisi kesehatan Anda secara rutin bahkan sejak sebelum kehamilan
•   Sebisa mungkin menghindari maupun mengurangi kontak dengan orang sakit, terutama bagi ibu hamil yang berusia muda, agar tidak tertular infeksi penyakit.

Namun terjadinya keguguran akibat kelainan kromosom tidak dapat dicegah, karena hal tersebut bersifat kebetulan dan biasanya tidak berulang. Kelainan kromosom merupakan seleksi alam terhadap hasil pembuahan yang tidak selalu menghasilkan embrio yang normal.

Sementara bagi Anda yang bermasalah dengan autoimun, sebaiknya melakukan pengobatan terlebih dahulu sejak sebelum hamil dan tetap menjalani pengobatan selama kehamilan. Selain itu, Anda pun bisa menghindari faktor yang telah dijelaskan sebelumnya, untuk mencegah kemungkinan terjadinya keguguran.

Untuk mengatasi keguguran, langkah pertama yang dilakukan oleh dokter kandungan biasanya akan mengosongkan rahim untuk membersihkan perdarahan melakui kuretase yang bisa dilakukan dengan cara vakum atau penyedotan maupun dengan cara pengerukan untuk ibu hamil yang berusia lebih tinggi.

Keguguran akibat infeksi yang belum diobati secara tuntas, kemungkinan bisa berpengaruh pada kehamilan berikutnya hingga menyebabkan terjadi keguguran berulang.

dr. Handi Suryana, SpOGBagi yang pernah mengalami keguguran akibat kelainan kromosom, biasanya tidak mempengaruhi risiko keguguran pada kehamilan berikutnya. Anda pun tetap memiliki risiko keguguran sebanyak 15% pada kehamilan berikutnya, dan sama besarnya dengan risiko keguguran bagi wanita yang belum pernah mengalaminya.

Oleh: Gizca N
Review oleh dr. Handi Suryana, SpOG yang berpraktik di RS Puri Indah
Sumber: www.MeetDoctor.com


BACA JUGA:
Buah nanas dapat merangsang kontraksi
Yang harus benar-benar diperhatikan saat hamil muda
Cara aman berhubungan seks saat hamil
Berbagai penyebab pasangan sulit hamil
Bahan kosmetik yang harus dihindari ibu hamil
Benarkah terlalu sering USG berbahaya bagi kandungan?

Memuat...

Tanya Dokter

  • Makanan Penghilang Sakit Kepala
    Makanan Penghilang Sakit Kepala

    Perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa makanan yang dipercaya dapat menghilangkan rasa sakit kepala Anda. …

  • Kehamilan Setelah Keguguran
    Kehamilan Setelah Keguguran

    Keguguran pada kehamilan biasanya terjadi sebelum usia kandungan 20 minggu. Lalu apa saja yang harus diperhatikan jika ingin hamil lagi setelah mengalami keguguran? Dan, mengapa seseorang yang ingin hamil lagi setelah mengalami keguguran harus menunggu selama tiga bulan? …

  • Mitos dan Fakta Antibiotik
    Mitos dan Fakta Antibiotik

    Banyak mitos-mitos yang beredar mengenai antibiotik yang sebaiknya anda ketahui terlebih dahulu. …

  • Segudang Manfaat Teh Hijau
    Segudang Manfaat Teh Hijau

    Dibalik rasanya yang lezat, teh hijau atau green tea rupanya juga menyimpan segudang manfaat yang baik untuk tubuh …

  • Makanan Penurun Kolesterol
    Makanan Penurun Kolesterol

    Jika ingin sehat, Anda memang diharuskan mengonsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menjauhi makanan yang dilarang. …

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.