Fantasi Seksual Bikin Orang Kebal Rasa Sakit

Dalam masyarakat awam, seks masih menjadi hal yang tabu untuk dibicarakan. Tapi bagaimana jika hanya dengan memikirkan seks tubuh Anda menjadi kebal rasa sakit?

Fantasi-Seksual-Bikin-Orang-Kebal-Rasa-Sakit

Selama beberapa dekade, orang menggunakan imajinasi mereka dengan membayangkan tempat favorit seperti pantai, gunung dan sebagainya untuk mengurangi persepsi rasa sakit saat menjalani perawatan medis.

Penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa University of North Carolina menunjukkan bahwa ada pilihan lain yang lebih efektif untuk meredakan nyeri tanpa menggunakan obat, yakni dengan membayangkan adegan seksual bersama pria atau wanita idaman.

Pada peneliti membagi 40 orang mahasiswa menjadi empat kelompok penelitian untuk merendam tangannya dalam sebuah tangki berisi air es.

Selama proses perendaman ini, kelompok pertama diberitahu agar tidak membayangkan apapun yang dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk mendeteksi rasa sakit.

Kelompok kedua diminta membayangkan adegan netral, misalnya orang berjalan. Kelompok ketiga diminta memikirkan tentang fantasi seksual yang hanya sedikit saja menimbulkan kesenangan. Sedangkan kelompok keempat berfokus pada fantasi seksual yang memberi kesenangan maksimal.

Hasilnya, peserta yang memiliki fantasi seksual yang menyenangkan mengaku berkurang rasa nyerinya saat merendam tangannya di dalam air. Kelompok ini juga lebih mampu mentolerir rasa sakit dan dapat merendam tangannya dalam air es lebih lama.

Nah, mulai sekarang Anda tidak perlu khawatir lagi dengan rasa sakit, karena Anda sudah tahu rahasia untuk meredakannya. Selamat mencoba! (dan)
BACA JUGA : Jadi Pria Romantis itu Mudah. Ini Lho Caranya!

ARTIKEL LAINNYA:

Lima manfaat orgasme bagi kesehatan
Beberapa kesalahan penggunaan kondom
10 tips bercinta bagi kaum pria
5 hobi untuk meningkatkan kualitas seks
5 makanan untuk meningkatkan gairah


Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.