Ingin Punya Kartu Kredit, Pikir Dulu!

Ghiboo.com - Memiliki kartu kredit sudah menjadi salah satu gaya hidup masyarakat Indonesia beberapa tahun belakangan ini. Berdasarkan catatan Bank Indonesia, pada tahun 2007 pengguna Kartu Kredit sebesar 9,1 juta orang. Pada akhir tahun 2011 mengalami kenaikan hingga 14,7 juta orang.

"Sayangnya jumlah pengguna kartu kredit tidak sejala dengan pembayaran yang dilakukan kepada bank. Banyak transaksi pembayaran kartu kredit yang macet," ujar Puji Atmoko, Ketua Tim Pengawasan Sistem Pembayaran BI dalam acara Talkshow di Demang Restoran, Jakarta, Senin (6/2)

Dalam Talkshow yang diselenggarakan Brava FM dan Media Indonesia ini, diungkapkan pemerintah dalam hal ini BI telah menerbitkan revisi Peraturan Bank Indonesia (PBI) tentang Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK).

Salah satu dari peraturan itu adalah, orang bisa memiliki kartu kredit bila gajinya minimal Rp3 juta. Bila memiliki lebih dari dua kartu kredit, maka jumlah plafon hanya tiga kali gaji pengguna kartu kredit.

"Peraturan ini diterbitkan untuk melindungi nasabah. Karena dulu banyak nasabah dengan gaji dibawah dua juta bikin kartu kredit, ketika harus bayar kesulitan. Ini yang kita hindari," tambah Puji.

Puji sedikit memberi masukan bagi calon pengguna kartu kredit;
1. Jika gaji belum Rp3 juta sebaiknya tidak usah memiliki kartu kredit.
2. Anda masih bisa menggunakan cara pembayaran yang lain seperti kartu debit.
3. Jika sudah memiliki kartu kredit, sebaiknya tertib dalam membayar minimun payment, sehingga Anda tidak membayar bunga berbunga di bulan-bulan ke depannya.

Bagaimana dengan Anda?

BACA JUGA:

Cara keluar dari "blacklist" bank
Delapan sumber pemborosan setiap hari
Cara aman belanja online
Benarkah belanja membuat wanita bahagia?
Hati-hati, gila belanja bisa jadi gangguan psikologis

Memuat...

Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.