Jatuh Cinta pada Pria Beristri

Tanya:
Saya pacaran sudah jalan setahun. Pacar saya sudah mempunyai istri dan 2 anak, tapi saya sangat mencintai pacar saya. Jauh sebelum  pacaran dengan saya, rumah tangganya sudah tidak harmonis. Pacar saya bilang dia akan bercerai setelah saya sarjana nanti, tapi mereka masih tinggal serumah. Jadi saya harus gimana? Putuskan pacar saya atau jalani saja?
- Muthia


Jawab:

Hai Muthia,

Putuskan. Maaf kalau jawaban saya kurang enak dibaca, tapi dalam kondisi seperti itu putus dengannya adalah langkah yang paling baik. Apapun kondisi rumah tangga seseorang, menjadi orang ketiga yang masuk ke dalamnya adalah salah. Ketidakharmonisan dalam rumah tangganya bisa saja hanya menjadi alasan untuk dekat dengan Muthia, atau rumah tangganya bisa menjadi kembali harmonis kalau tidak ada orang ketiga.

Saya tidak melarang rasa cinta Mutia kepadanya, asalkan dia tidak masih berstatus sebagai suami orang lain. Biarkan dia selesaikan semua permasalahan rumah tangganya sendiri, kalau pun dia harus memutuskan untuk bercerai dengan istrinya, biarkan itu terjadi tanpa kehadiran Muthia dalam hidupnya.

Semoga Muthia bisa mendapatkan cinta yang murni, tanpa didampingi rasa bersalah, rasa marah, atau pun salah arah. Pastikan hanya Muthia dan dia yang bersama dalam cinta, tanpa orang lain yang menjadi korbannya.

Terima kasih sudah berbagi,

Stay in Love

@HilbramDunar
Pembawa acara TV & Radio
Penulis buku “Plastic Heaven – bukan cinta jika tak meneteskan airmata, karena sedih luar biasa atau bahagia tak terhingga”




***

Punya pertanyaan masalah asmara, keuangan, fashion, atau kecantikan? Kirim pertanyaanmu ke tanyaahli@yahoo-inc.com



BACA JUGA:

6 mitos yang salah seputar perselingkuhan
Mengapa bisa jatuh cinta dengan dua orang?
Perlukah mengaku jika dulu pernah selingkuh?
Ketika hubungan cinta ditentang orangtua
10 ciri si dia memang pria yang tepat

Memuat...

Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.