Jenis Potongan Sayur

Ghiboo.com - Pernahkah Anda memasak sayur yang Anda potong-potong menjadi tidak matang? Atau tampilan hidangan dengan bahan sayur Anda terlihat tidak menarik?


Perlu Anda ketahui, ternyata terdapat berbagai jenis potongan sayur. Hal ini dilakukan agar mendapatkan hasil dan tampilan yang baik dan bagus.


Untuk mempermudah Anda dalam memotong sayuran, gunakan pisau ukuran 8 sampai 11 inci dengan ujung berbentuk segitiga, dimana pisau ukuran ini sering digunakan koki di seluruh dunia.


Berikut beberapa jenis potongan sayur yang dilansir dari eHow.com.


Potongan Sayuran Bulat


Memotong sayuran berbentuk bulat kubis, tomat dan sebagainya mungkin menjadi tantangan tersendiri bagi Anda. Letakkan jari Anda di atas sayuran tersebut, kemudian mulai dengan mencoba memasukkan ujung pisau. Hal ini dilakukan agar mendapatkan momentum untuk memotong sayuran tersebut.


Kemudian tekan pisau Anda sampai sayuran itu terpotong, jika perlu lakukan gerakan maju mundur untuk menuntaskannya. Sedangkan untuk memotong bawang yang berukuran kecil, Anda tidak perlu melakukan gerakan seperti menggergaji, cukup gunakan gerakan mengayun ke belakang sepanjang pisau Anda.


Potongan Memanjang (Julienne)


Potongan kecil berbentuk korek api ini merupakan potongan yang paling banyak menyita waktu Anda. Untuk memotong sayuran berbentuk panjang seperti wortel dengan potongan julienne ini, Anda perlu memotongnya menjadi sepertiga.


Dimana hal ini dilakukan untuk menjaga kestabilan wortel. Kemudian potong tipis wortel secara memanjang, balikkan wortel yang sudah dipotong (buat menumpuk) kemudian lakukan hal yang sama. Maka jadilah potongan julienne untuk wortel.


Potongan Miring


Potongan ini dilakukan untuk menghasilkan tampilan seperti hidangan di restoran. Potongan ini merupakan potongan dengan sudut 45 derajat. Biasanya digunakan untuk memotong daun bawang, brokoli, seledri, wortel, dan sayuran berbentuk panjang lainnya.


Potongan Dadu dan Cincang


Potongan berbentuk dadu merupakan potongan dengan ukuran 1/4 atau 3/4 inci persegi berbentuk dadu. Apabila ukurannya lebih kecil lagi, maka potongan tersebut merupakan potongan cincang.


Untuk mendapatkan potongan ini, potong sayuran menjadi dua. Apabila sayuran ini punya bagian akar (dimana bagian ini menyatu) biarkan saja, karena bagian ini menjaga sayuran tetap menjadi satu dan stabil. Buat potongan hotizontal seperti membuat rumbai, kemudian potong secara vertikal untuk mendapatkan bentuk dadu.


Potongan Chiffonade


Sayuran yang memiliki daun mungkin agak menyulitkan Anda untuk memotongnya. Terkadang hasil yang didapatkan adalah bentuk yang tidak seimbang atau berantakan. Untuk mengatasi ini, tumpuk 10 hingga 12 lembar daun sayuran kemudian gulung menjadi satu.


Letakkan bagian akhir gulungan daun tersebut di bagian bawah agar gulungan tersebut tidak lepas. Kemudian potong secara vertikal menggunakan gerakan mengayun dengan bagian ujung pisau yang masih menempel di talenan. Hasil potongan ini akan membuat sayuran berbentuk seperti pita atau disebut chiffonade.

Memuat...

Tanya Dokter

  • Makanan Penghilang Sakit Kepala
    Makanan Penghilang Sakit Kepala

    Perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa makanan yang dipercaya dapat menghilangkan rasa sakit kepala Anda. …

  • Kehamilan Setelah Keguguran
    Kehamilan Setelah Keguguran

    Keguguran pada kehamilan biasanya terjadi sebelum usia kandungan 20 minggu. Lalu apa saja yang harus diperhatikan jika ingin hamil lagi setelah mengalami keguguran? Dan, mengapa seseorang yang ingin hamil lagi setelah mengalami keguguran harus menunggu selama tiga bulan? …

  • Mitos dan Fakta Antibiotik
    Mitos dan Fakta Antibiotik

    Banyak mitos-mitos yang beredar mengenai antibiotik yang sebaiknya anda ketahui terlebih dahulu. …

  • Segudang Manfaat Teh Hijau
    Segudang Manfaat Teh Hijau

    Dibalik rasanya yang lezat, teh hijau atau green tea rupanya juga menyimpan segudang manfaat yang baik untuk tubuh …

  • Makanan Penurun Kolesterol
    Makanan Penurun Kolesterol

    Jika ingin sehat, Anda memang diharuskan mengonsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menjauhi makanan yang dilarang. …

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.