Kebaya Ceria Carissa Putri

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - CARISSA Putri kini resmi berstatus sebagai seorang istri dari Navis Bin Naif. Prosesi akad nikah yang dilangsungkan di Klub Bimasena, The Dharmawangsa Hotel, Jakarta, Sabtu (13/3/2012) menandakan keabsahan status baru Carissa tersebut.

Di siang mendung itu, tema pernikahan yang diusung adalah adat Jawa dan Sunda. Busana Carrisa pun harus mewakili dua unsur berbeda tersebut. Mengambil tema warna broken-white, hijau pastel dipadukan dengan warna tanah, Carrisa memilih kebaya pengantin panjang brokat. Model off-shoulder pada kebaya, menampilkan bahu Carrisa yang indah.

Hiasan brokat mengkilat pada bagian lengan Carrisa membentuk seperti kelut bahu, mewakili adat Sunda. Kebaya tersebut terlihat berlapis manakala bagian bawah kebaya terdiri dari tiga warna berbeda yaitu abu-abu, coklat terra-cota, dan broken white sebagai warna dasar kebaya

Kebaya makin terlihat manis dan lembut dengan adanya aksen pada tiga batu giok merah muda yang disusun seperti kancing di bagian depan. Bentuk dan warna anting Carrisa pun juga senada dengan kancing-kancing tersebut.

Kebaya tersebut dipadu dengan batik coklat adat Jawa.

Layaknya pengantin adat Jawa lainnya, kepala bintang 'Catatan Si Boy' itu juga dihiasi tibo dodho dan sintingan (hiasan bunga melati) yang menjuntai hingga bagian pinggang Carrisa. Berikut mahkota dan paes pada bagian dahi Carrisa.

Kutek dan lipstik merah pada kuku dan bibir Carissa memberikan kesan modern. Mata cokelat dan senyum manisnya makin menambah kecantikan Carrisa di hari bahagianya itu.  (Tribun Jakarta/Daniel Ngantung)


Berita lengkap ada di Tribun Jakarta Digital Newspaper edisi Minggu (1/4/2012) pagi.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.