Kelamaan Mandi, Berbahayakah?

Ghiboo.com - Semua kesenangan, seperti semangkuk es krim, makanan berkalori tinggi dan manis, selalu menjadi kambing hitam atas melarnya ukuran pinggang.

Tapi tunggu dulu. Sumber pemicu kegemukan tak hanya sebatas lifestyle saja. Cek segera kamar mandi Anda sekarang juga!

Tirai shower yang digunakan untuk melindungi toilet dari air ternyata bisa menjadi biang kerok penyebab obesitas yang tak pernah disadari.

Umumnya, tirai shower menggunakan bahan vinil, serat sintesis (bahan plastik) yang anti air. Penelitian dari beberapa ahli di negara obesitas menunjukkan senyawa dalam vinil terbukti menjadi pemicu epidemi obesitas.

Bukti dalam journal Environmental Health Perspectives mengungkapkan bahwa dalam uji coba menggunakan hewan yang terpapar dosis rendah membuktikan plastik vinil dengan senyawa tributiltin (TBT) sudah bisa menyebabkan obesitas. Bahkan, bahayanya tak hanya diderita oleh orang yang terpapar senyawa tersebut tetapi juga menurun hingga tiga keturunan berikutnya.

"Sebagai contoh, wanita hamil yang terpapar senyata TBT bisa mengalami efek transgenerational, yang kemudian bisa mempengaruhi anak-anaknya, cucu dan cicitnya," jelas penulis studi Bruce Blumberg, PhD, profesor ilmu farmasi dan biologi perkembangan dan sel di University of California-Irvine, dilansir dari Rodale (28/1).

TBT merupakan salah satu dari banyak senyawa yang bisa mengganggu ketidakseimbang hormon. Akibatnya, tubuh dapat meningkatkan jumlah sel-sel lemak atau malah menyimpan lemak dalam sel.

BACA JUGA:

Manfaat mandi air dingin setelah olahraga
Benarkah mandi malam sebabkan rematik?
Menata kamar mandi sesuai feng shui
Manfaat jari keriput ketika terlalu lama mandi
Empat kebiasaan buruk saat keramas

Memuat...

Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.