Kenali Gejala Malnutrisi pada Anak

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Malnutrisi atau kekurangan gizi dan nutrisi yang baik pada anak dapat memengaruhi perkembangan otak.

Akibatnya, anak akan mengalami gangguan meliputi kerusakan otak permanen, kekurangin mielin dan dendrit, serta gangguan fungsi neuritransmitter. Nutrisi yang perlu diberikan dengan teratur antara lain yodium, zat besi, vitamin, dan protein.

Kekurangan yodium misalnya, dapat mengakibatkan kecerdasan anak berkurang dan pertumbuhannya terhambat. Lainnya, kekurangan vitamin A menyebabkan anak berkurang penglihatannya bahkan sampai buta.

Anak dengan malnutrisi juga mudah dikenali dengan memerhatikan ciri-ciri fisik yang ditampilkan anak. Ciri pertama adalah raut wajah yang tampak jauh lebih tua dari umur anak.

Pada anak dengan gizi baik, rautnya ceria dan segar. Anak dengan malnutrisi cenderung menampilkan wajah kusut, seperti orang tua yang sedang terkena banyak masalah. Pembawaannya pun tidak lincah seperti anak normal.

Perkembangan mental anak dengan malnutrisi cenderung terhambat. Ini bisa dikenali dengan sikap anak yang dominan, seperti terlalu cuek, mudah marah atau mudah sekali menangis.

"Anak jadi tidak peka, karena kekurangan rangsangan akibat malnutrisi," ujar Dr Pastiwo Sidi Pramono SpA dari Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih kepada Republika, Sabtu (12/05).


BACA JUGA:

Pemenuhan nutrisi harus dimulai sebelum hamil
Perbedaan nutrisi untuk perempuan dan laki-laki
Pentingnya menyiapkan bekal makanan untuk anak
5 hal yang tak boleh diucapkan orangtua pada anak
Bahayanya anak sering terpapar asap rokok

Memuat...

Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.