Kuku Panjang, Yes or No?

Nun di tahun 1970'an, kuku panjang sempat jadi tren sejak sejumlah model di majalah-majalah fashion ternama mulai menampilkan kuku yang panjang, lancip, dengan kuteks warna-warni. Bahkan untuk menciptakan penampilan kuku panjang itu, berbagai salon menyediakan kuku palsu dari bahan akrilik yang bisa dipasang dan dicopot di atas kuku asli kapan pun kita mau.

Lama kelamaan tren kuku panjang mulai ditinggalkan banyak wanita. Selain tidak praktis, kuku yang dibiarkan tumbuh melebihi setengah sentimeter dari ujung jari juga bisa menimbulkan kesan jorok dan menjijikkan jika tak benar-benar dirawat dengan baik.

Namun berhentinya tren kuku panjang tak berarti semua wanita berhenti menggunakannya pula. Sejumlah selebritas baik di Hollywood maupun di Indonesia masih terlihat dengan kuku panjang warna-warni. Krisdayanti, misalnya. Saat menghadiri peluncuran album kompilasi Bebi Romeo hari Jumat (10/2) lalu, KD terlihat dengan kuku panjang dengan ujung kotak dan diberi kuteks coklat.

Yahoo! SHE suka sekali dengan warna kuteks yang dipakai KD, tapi sepertinya akan lebih baik jika kukunya dipotong pendek saja dan dimanikur. Lebih rapi dan cantik, pasti.

Bagaimana menurut Anda?



BACA JUGA:

Rahasia agar kuku jadi sehat dan cantik
Tips mempercantik kuku tanpa harus ke salon
Make-up apa yang sama sekali tak bisa Anda tinggalkan?
Hentikan menyentuh wajah dengan tangan
Tips mencegah bau kaki

Memuat...

Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.