Lengkapnya Pilihan di Warung Blambangan

Baru-baru ini saya menemukan sebuah warung di pinggir jalan yang menyajikan banyak pilihan hidangan dengan harga sangat terjangkau. Sepertinya cocok bagi pekerja kantoran.

Namanya Warung Blambangan. Letaknya di bawah jembatan Tendean (Mampang Prapatan), di depan SMPN 43. Kalau Anda berjalan ke arah Mampang, warung ini terletak sekitar 200 meter sebelah kiri setelah gedung TransTV. Warung ini buka sejak jam 19.30 WIB — kelihatannya warung untuk melayani pekerja yang hendak pulang kantor dan mengisi perut sebelum pulang.

Meski tergolong warung kaki lima di pinggir jalan, Warung Blambagan cukup rapi dan bersih. Tersedia tempat cuci tangan dan tempat duduk untuk kira-kira 30 orang.


Pilihan lauk di Warung Blambangan

Yang mengesankan begitu masuk warung adalah banyaknya pilihan lauk yang kita pilih sendiri untuk kemudian digoreng sebelum disajikan. Ada ayam, deretan paru dan rempela hati, cumi-cumi, rolade atau aneka jenis ikan.



Nasinya dibungkus daun dan diletakkan di dalam tempat yang selalu hangat. Sayur lalapan dan sambalnya boleh kita ambil sendiri dan sesukanya. Kalau dari gaya penyajiannya sih, warung ini menghidangkan masakan khas Jawa Barat. Rasa makanannya berkesan gurih dengan pilihan lalapan dan sambal yang segar. Jauh lebih nikmat kalau kita makan dengan tangan bukan dengan sendok.



Malam itu saya memilih ayam dan cumi-cumi goreng karena jarang-jarang saya bisa mendapatkan cumi-cumi dengan ukuran yang cukup besar, apalagi di warung yang tidak secara khusus menyajikan menu seafood. Biasanya sih saya lebih memilih jeroan seperti paru, babat atau rempela. Tapi karena malam itu ada cumi-cumi saya lebih memilih cumi-cumi.

Seporsi nasi hangat, ayam dan cumi goreng dengan es teh manis dihargai Rp22 ribu. Untuk harga makanan di Jakarta sangat terjangkau.

Datanglah sebelum jam 19.00 kalau Anda mau pilihan lauk yang masih lengkap. Begitu menyentuh jam 19.00 biasanya para pekerja sudah ramai menyerbu warung ini sehingga lauk yang kita suka bisa saja sudah tidak tersedia. (@didut)



BACA JUGA:

Warung Pecel Madiun, menikmati pecel di tengah taman
Warung Gudeg Pejompongan, rasanya Yogya banget
Warung Spesial Sambal untuk pecinta pedas
Menikmati warung jadul di tengah kota
Rela antre demi nasi timbel komplit Bandung