Lima Cara Membangun Kembali Kepercayaan yang Hancur

Oleh: Care2 Healthy Living | Love + Sex

"Saya tidak kecewa karena kamu berbohong pada saya, saya kecewa karena mulai sekarang saya tidak bisa percaya kepadamu." - Friedrich Nietzsche

Laurie dan Frank ada sepasang kekasih saat SMA. Mereka menikah muda karena Laurie hamil. Karena dia adalah penganut Katolik, tidak ada pilihan lain, jadi dia memutuskan untuk mengambil jalan yang benar.

Karena banyak hal yang tidak terselesaikan semasa SMA, Frank merindukan masa mudanya. Anda bisa melihat ke mana arahnya dan itu tidak baik. Laurie bekerja penuh untuk membantu Frank kuliah dan sekolah hukum. Frank bekerja dengan jam kerja yang panjang dan Laurie tinggal di rumah dengan anaknya.

Saat Frank mulai sukses, kehidupan mereka seakan terpisah. Frank dan teman-temannya secara rutin mengunjungi klub tari erotis dan sering bepergian ke Vegas, yang tentu saja tidak sampai situ saja. Suatu malam Frank pulang dalam keadaan mabuk dan tertidur di sofa, Laurie menemukan SMS dari seorang wanita yang ingin berhubungan seks dengan Frank dan itulah yang menjadi awal hancurnya sebuah kepercayaan.

Pada awalnya Frank membantah semua itu, kemudian dia menjadi marah, dan akhirnya menyesal, sedih dan takut akan kehilangan Laurie. Frank mengerti apa arti Laurie bagi dirinya, tapi Laurie selalu khawatir berlebihan saat Frank pergi dan selalu menduhnya dengan berbagai hal saat Frank pulang. Pertengkaran hebat tidak terhindarkan, yang berakhir hanya dengan saling mendiamkan selama berhari-hari. Kepercayaan Laurie pada Frank hancur, dan tidak ada jalan untuk memperbaikinya. Mereka terjebak di tengah lautan kecurigaan dan rahasia.

Kepercayaan bisa hilang karena kebohongan, kemarahan, kekerasan, masalah alkohol, dan yang paling menonjol adalah kekerasan seksual. Sekali kepercayaan hilang efeknya akan panjang, dan sulit untuk dikembalikan. Biasanya sifat yang membuat kepercayaan hilang akan sukar dirubah, karena hal itu sangat rumit.

Apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan kepercayaan kembali?

1. Kejujuran bisa membantu, tapi tidak sepenuhnya jujur
Penyangkalan hanya akan berujung pada semakin besar ketidakpercayaan, jadi kejujuran harus diikuti dengan kesediaan untuk bertanggungjawab. Namun kejujuran yang terlalu mendetail kadang hanya akan menyakiti jauh lebih dalam dan menambah luka, dan setelah itu adalah proses penyembuhan. Pasangan bisa menghabiskan banyak waktu untuk membahas mengenai bagaimana memperbaiki kepercayaan yang hilang.

2. Menjadi defensif, merasa benar atau santai terhadap masalah tidak akan berhasil
Harus ada usaha yang tulus untuk memperbaiki masalah tersebut, atau masalah tersebut tidak akan pernah selesai. Semakin Anda marah, semakin Anda tidak akan bisa mendengar apa yang akan dikatakan oleh pihak yang terluka, dan semakin menghancurkan perasaan mereka.

3. Katakan apa yang membuat Anda melakukannya
Bercerita mengenai masalah Anda, perasaan ingin dibantu, dan kesadaran mengenai apa yang membuat Anda melakukan itu akan mencegah masalah lebih lanjut. Jika ada masalah kecanduan seks, Anda bisa menghadiri seminar masalah seks atau berkonsultasi dengan konselor. Membicarakan mengenai masalah kesepian Anda adalah cara terbaik untuk kembali terhubung.

4. Terbukalah
Itu artinya membuka telepon seluler, email, dan jadwal pertemuan Anda selama beberapa waktu. Hal itu akan sangat sulit, karena orang yang hidup dengan banyak rahasia tidak akan menyukai hal itu. Mereka sangat ingin privasi, merasa benar, dan marah. Saat ini Anda harus menanyakan diri Anda sendiri, mana yang lebih penting, privasi atau hubungan Anda? Itulah yang harus Anda hadapi.

5. Perbaharui sumpah Anda

Apakah menikah atau tidak, sangat penting untuk membahas mengenai menjalani hidup dan yang ada di dalamnya. Hal itu adalah yang menjadi penting dalam prosesnya. Bicarakan apa yang Anda inginkan, dan apa yang menyebabkan kekacauan, dan apa yang harus dilakukan untuk melangkah maju. Tuliskan semua dan buatlah sebuah upcara. Undanglah teman dan keluarga. Katakan pada dunia apa yang ingin Anda lakukan dan bersungguh-sungguhlah.

Bagi Laurie dan Frank, semua sudah terlambat. Frank sudah kelewatan, terlalu banyak hal yang sudah dirusaknya. Jika saja mereka membicarakan hal itu sebelumnya, mungkin saja akan ada kesempatan, tapi sudah terlalu banyak masalah dalam hubungan mereka. Sepertinya Frank telah belajar banyak hal mengenai hidup dengan orang lain, dan bagaimana dia menginginkannya. Bagi Laurie, lukanya sudah terlalu dalam dan butuh waktu baginya untuk bisa percaya orang lagi. Sepatah kata bagi orang di luar sana yang mengangapnya aneh: Ada banyak orang di luar sana yang terluka karena ketidakjujuran.

Ada banyak halangan dalam proses yang rumit dan menyeramkan tersebut. Jika tidak dilakukan dengan benar hal itu akan membakar hubungan Anda dan yang tersisa hanya abu penyesalan. Jika Anda dapat melihat mengembalikan kepercayaan sebagai sebuah proses pembelajaran yang akan membawa lebih banyak keintiman dan cinta maka lakukanlah. Jika tidak, buatlah rencana baru.

BACA JUGA:

8 kata yang sering digunakan saat berbohong
Kebohongan yang dilakukan wanita untuk menjaga hubungan
Trik mendeteksi saat pasangan sedang berbohong
Lima kebohongan utama wanita pada pria
Waspadai 8 tanda pria playboy

Memuat...

Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.