Mandi Malam dan Rematik

Ghiboo.com - "Jangan suka mandi malam-malam. Nanti rematik lho." Pasti Anda pernah mendengar pesan seperti itu.


Perlu diluruskan bahwa tidak ada kaitannya antara mandi malam dan rematik.


Menurut Prof. dr. Handono Kalim, Sp.PDKR selaku Indonesia Rheumatology Association (IRA), mandi malam sering kali menjadi kambing hitam sebagai penyebab rematik.


"Tak ada kaitannya, itu hanya mitos. Lebih baik tetap mandi malam daripada tidak sama sekali," ungkapnya dalam sebuah wawancara beberapa waktu lalu.


Prof. Handono menjelaskan bahwa air atau udara dingin (seperti AC) dapat menyebabkan saraf mengerut, sehingga memicu ambang kepekaannya menurun.


"Karena kepekaannya menurun, saat terkena rangsangan sedikit saja akan menimbulkan rasa nyeri," jelasnya.



Memuat...

Tanya Dokter

  • Makanan Penghilang Sakit Kepala
    Makanan Penghilang Sakit Kepala

    Perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa makanan yang dipercaya dapat menghilangkan rasa sakit kepala Anda. …

  • Kehamilan Setelah Keguguran
    Kehamilan Setelah Keguguran

    Keguguran pada kehamilan biasanya terjadi sebelum usia kandungan 20 minggu. Lalu apa saja yang harus diperhatikan jika ingin hamil lagi setelah mengalami keguguran? Dan, mengapa seseorang yang ingin hamil lagi setelah mengalami keguguran harus menunggu selama tiga bulan? …

  • Mitos dan Fakta Antibiotik
    Mitos dan Fakta Antibiotik

    Banyak mitos-mitos yang beredar mengenai antibiotik yang sebaiknya anda ketahui terlebih dahulu. …

  • Segudang Manfaat Teh Hijau
    Segudang Manfaat Teh Hijau

    Dibalik rasanya yang lezat, teh hijau atau green tea rupanya juga menyimpan segudang manfaat yang baik untuk tubuh …

  • Makanan Penurun Kolesterol
    Makanan Penurun Kolesterol

    Jika ingin sehat, Anda memang diharuskan mengonsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menjauhi makanan yang dilarang. …

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.