Manekin Mirip Wanita Asli di Swedia

Sebuah toko pakaian di Swedia dipuji oleh para perempuan di seluruh dunia saat foto dari dua manekin dari Swedia yang bertubuh "normal" beredar di internet.

Mengenakan lingerie, manekin ini menampilkan perut yang lebih lunak, bagian paha yang lebih penuh, dan secara umum ukurannya lebih nyata dibandingkan dengan model-model yang ada di pusat perbelanjaan biasa. Sebagai perbandingan, sebagian besar manekin di Amerika Serikat ukurannya antara 4 atau 6, padahal rata-rata perempuan Amerika ukurannya 14.

Beberapa waktu lalu, seorang blogger di Women's Rights News mengupload foto manekin dari pusat perbelanjaan itu ke Facebook dan tanggapannya sangat antusias. "Sudah saatnya kebenaran berbicara..." tulis salah satu dari hampir 2.500 komentator. "Siapa pun yang bilang manekin itu mendorong obesitas atau terlihat tidak sehat, Anda memiliki persepsi serius yang menyesatkan tentang pengertian sehat. Saya menjamin manekin ‘lebih besar’ yang berada di depan sana mewakili BMI (body mass index) yang sempurna," tulis yang lain.

Hingga Kamis, foto itu mengumpulkan hampir 50.000 like dan di-share sebanyak hampir 15.000 kali. Perhatian tersebut sangat luar biasa untuk sebuah benda yang terbentuk dari serat kaca dan plastik.

Ada kabar bahwa manekin tersebut dipajang di H&M di Swedia, tapi seorang juru bicaranya mengatakan kepada Yahoo!: "Gambar itu bukan dari toko H&M. Pada saat ini, kami tidak menggunakan manekin sejenis itu, tapi kami tidak mengesampingkan kemungkinan penggunaan jenis tersebut di masa mendatang."

Manekin telah ada selama ribuan tahun, tetapi penggunaan mereka di dalam dunia mode lumayan baru, pertama kali muncul di etalase toko pada 1800-an saat Revolusi Industri ketika kaca jendela dipasang di toko-toko untuk menampilkan tren fashion terbaru. Sepanjang Perang Dunia I dan era Depresi, ukuran tubuh manekin mencerminkan masyarakat pada saat itu. Beralih pada 1960, perusahaan manekin Rootstein dari Inggris mulai memeragakan boneka mereka mencerminkan model yang sedang tren di runway pada saat itu.

Manekin modern telah lama dikritik karena memiliki ukuran tubuh yang terlalu kurus. Pada 2007, pejabat kesehatan Inggris menuntut toko di High Street, London untuk  berhenti menggunakan model yang sangat kurus, sebagai upaya untuk mencerminkan beragam ukuran dan bentuk tubuh perempuan Inggris. Pada 2010, Club Monaco dikritik karena menampilkan manekin dengan tulang punggung dan klavikula (tulang selangka) yang menonjol. Dan pada 2011, GAP dikecam oleh blogger karena manekin dengan kaki sekurus tulang memeragakan tampilan skinny jeans.

Meski banyak masyarakat menggugat penurunan ukuran manekin tersebut, ketika para perancang berupaya untuk membuat boneka yang mencerminkan ukuran yang sebenarnya, mereka malah dikritik. Pada akhir 2012, ketika seorang pengguna Reddit memposting foto sebuah "manekin obesitas" sebagai satir, komentar pembaca berkisar dari "Idih, gemuk!", "Memalukan sekali betapa obesitasnya orang Amerika" dan yang lucu, "Dia tidak gemuk, hanya kebanyakan busa."

Sebuah publikasi terbaru dalam Journal of Consumer Research menunjukkan bahwa harga diri perempuan merosot ketika disejajarkan dengan model dari berbagai ukuran, jadi mungkin tidak ada jawaban yang mudah. Tapi selama manekin mempengaruhi orang untuk membeli busana, mencerminkan tubuh di kehidupan nyata merupakan langkah ke arah yang benar.(mr/pt)




LIHAT JUGA:


GALERI: Model-model bertubuh gemuk
GALERI: Saat semua wanita di dunia ingin gemuk
Tubuh para model makin lama makin menyusut
Alasan pria lebih suka pria kurus
5 busana yang membuat tubuh terlihat ramping


Simak juga "manekin hidup" di etalase berikut ini:

Manekin hidup yang seksi
1 / 8
Yahoo SHE | Foto oleh Niki Nikolova/Getty Images
Sel, 29 Jan 2013 16:00 WIB