Memulai Hari dengan Morning Sex

Ghiboo.com - Lupakan jam alarm. Bangunkan si dia dengan bisikan lembut di telinga, ciuman sensual dan sentuhan-sentuhan intim untuk menaikkan gairahnya. Kemudian, bersiaplah untuk morning sex dengan dengannya.


Sayangnya, masih banyak pasangan yang enggan bercinta di pagi hari. Padahal, morning sex memberikan efek langsung pada hubungan dan keintiman Anda dan pasangan.


"Berhubungan seks di pagi hari melepaskan hormon oksitosin, yang membuat pasangan merasa dicintai dan terikat sepanjang hari," ungkap Dr Debby Herbenick, seorang ilmuwan asal Amerika.


Selain menambah rasa cinta terhadap pasangan, morning sex juga bisa menjadi cara terasyik untuk tetap sehat. Tak percaya?


Lebih bahagia


Penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa yang memulai harinya dengan morning sex dilaporkan lebih sehat dan bahagia, dibandingkan dengan mereka yang memulai pagi dengan secangkir kopi dan beberapa roti.


Naikin mood


Morning sex memicu pelepasan hormon yang dapat meningkatkan suasana hati sepanjang hari.


Menyehatkan jantung


Sebuah penelitian di Queens University di Belfast menemukan, pasangan yang melakukan hubungan seks tiga kali sehari bisa mengurangi risiko serangan jantung hingga 50 persen.


Bikin sehat


Pasangan yang rutin bercinta sebelum beraktivitas juga memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat, sehingga mampu menangkal virus pilek atau flu.


Tambah cantik


Untuk wanita, seks ternyata membuat Anda awet muda. Seks memicu pelepasan zat kimia yang dapat meningkatkan kadar estrogen, sehingga meningkatkan kecantikan kulit, membuat rambut berkilau dan kekuatan kuku.


Bikin subur


Penelitian di tahun 2009 menemukan, berhubungan seks setiap hari dapat meningkatkan kualitas sperma dan meningkatkan kemungkinan untuk hamil. Dalam tes kesuburan, ejakulasi setiap hari selama seminggu juga membantu menurunkan risiko kerusakan DNA sperma.


Cegah kanker prostat


Penelitian Nottingham University juga menemukan bahwa pria yang rutin melakukan aktivitas seks hingga usia 50 tahun turut membantu dirinya mengurangi risiko kanker prostat.


Memuat...

Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.