Menanam Modal Pada Usaha Orang Lain

Tanya:
Saya seorang karyawan tapi ingin mulai membuka bisnis. Ada yang menawarkan kepada saya untuk menanam modal di usaha kulinernya dengan perhitungan sebagaicontoh: saya menanam modal 10 juta dan ia menjanjikan akan memberikan saya 1 juta setiap bulannya, dan modal saya yang 10 juta akan dikembalikan dalam satu tahun. Apakah itu namanya investasi? Bagaimana cara mengetahui bahwa saya tak akan merugi?

Angel


Jawab:
Hai Angel,

Jika Anda ingin berinvestasi, Anda harus siap menghadapi risikonya. Risikonya adalah bisa jadi orang tersebut tidak membayar sesuai janjinya, bahkan uang Anda bisa tidak balik.

Saran saya, coba amati usaha kuliner orang itu seberapa menguntungkan. Karena return 1 juta per bulan dengan modal yang hanya 10 juta itu besar sekali.

Tapi bukan tidak mungkin, lho. Kalau perlu, minta catatan perhitungan keuntungan dia di masa lalu, sehingga Anda punya gambaran secara umum mengenai jalannya usaha kuliner tersebut.

Bentuk kerja sama seperti ini bisa masuk dalam kategori investasi. Dalam investasi berlaku rumus “high risk high return” dan “low risk low return”.

Jika Anda berminat untuk mengambil tawaran investasi kuliner ini, sebaiknya jangan dari seluruh uang Anda. Maksud saya, jika uang 10 juta itu adalah jumlah dana yang secara persentase kecil, alias kurang dari 10% uang simpanan Anda, maka silakan dicoba. Atau jika Anda siap untuk kehilangan uang 10 juta itu baik seluruhnya maupun sebagian, maka tawaran itu boleh dicoba.

Semoga bermanfaat, ya.

Mohammad B. Teguh, CFP®
Independent Financial Planner
QM Financial



***

Punya pertanyaan masalah asmara, keuangan, fashion, atau kecantikan? Kirim pertanyaanmu ke tanyaahli@yahoo-inc.com



BACA JUGA:

Bisnis MLM, menguntungkan atau tidak?
Prospek bisnis toko online
Langkah-langkah memulai bisnis sendiri
Dahulukan modal usaha atau menabung?
Tip sukses memulai usaha kuliner

Memuat...

Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.