Mengenal Si Merah Nan Lezat, Red Velvet Cake

Red velvet cake

Red velvet cake tengah menjadi tren di ibukota. Banyak resto dan kafe ternama mulai memasukkan kue klasik (sudah dikenal sejak ’40-an) asal Amerika Serikat itu ke dalam menu mereka.

Sesuai namanya, yang menjadi ciri-ciri kue ini adalah warna merah yang pekat. Walau dibuat dengan menggunakan bubuk cokelat, namun rasa yang tersaji dari red velvet sangat berbeda dengan kue cokelat pada umumnya.

Resep rahasia cake ini adalah campuran asam cuka yang telah disuling, yang membuat warna merah pada kue itu semakin menyala serta tekstur yang padat namun lembut.

Hal lain yang istimewa dari red velvet cake adalah olesan krim keju yang lezat di sekelilingnya. Hingga kini, selain menjadi kudapan, red velvet cake juga sering menjadi pilihan untuk kue pengantin juga hadiah valentine untuk orang terkasih.

Anda ingin membuat red velvet cake? Kami punya resepnya. Ini dia!

Bahan Kue :
2 1/2 cangkir (250 gram) tepung diayak
1/2 sendok teh garam
2 sendok makan (15 gram) coklat bubuk
1/2 cangkir (113 gram) mentega tidak asin
1 1/2 cangkir (300 gram) gula pasir
2 butir telur ayam
1 sdt vanili ekstrak
1 cangkir (240 ml) buttermilk
2 sdm pewarna makanan cair warna merah
1 sdt cuka suling putih (distilled vinegar)
1 sdt baking soda

Krim keju:
227 gram krim keju
227 gram keju Mascarpone
1 sendok teh vanili ekstrak
115 gram gula bubuk
1 cangkir whipping cream

Cara Membuat :
- Kocok mentega dan gula hingga halus, kemudian masukkan telur dan vanili, kocok hingga merata
- Masukkan susu dan pewarna merah dengan perlahan
- Masukkan terigu sedikit demi sedikit
- Campurkan cuka dan baking soda, lalu masukkan larutan tadi ke dalam adonan.
- Setelah merata, tuang adonan ke loyang, lalu panggang dengan oven bersuhu 180 c selama 30 menit
- Untuk membuat krim keju, campurkan semua bahan lalu mixer dengan kecepatan tinggi hingga lembut
- Hiasi kue dengan krim keju, lalu hidangkan.

Selamat mencoba!

BACA JUGA :

Resep bolu pisang
Resep puding roti kukus
Resep Puding Polkadot
Aneka Varian Pasta

Puding Termahal di Dunia

Memuat...

Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.