Menyesal Menikah Karena Kondisi Finansial Suami

Tanya:
Sudah satu tahun saya menikah dengan suami saya karena dasar saling cinta. Setelah pernikahan, penghasilan suami saya mulai menurun, usahanya mulai sepi, dan untuk kebutuhan sehari-hari saya merasa selalu kurang. Karena itu, di hati saya ada sedikit penyesalan dan saya mulai berpikir kenapa dulu saya tidak menikah saja dengan mantan saya yang lebih baik dalam hal ekonomi?

Saya tahu kalau pikiran saya salah, dan saya ingin berbagi dalam suka dan duka bersama suami, tetapi di saat2 sulit seperti ini saya tidak bisa menahan emosi dan selalu ingin mencari yang lebih baik dari suami saya.
Tolong berikan solusi agar saya dapat mengontrol & mengendalikan situasi yang saya alami. Terima kasih.

Sarah, Kediri

Jawab:
Hai Sarah,

Rejeki itu sering kali seperti ketapel, dia akan tertarik ke belakang sebelum terlempar ke depan dengan kecepatan tinggi.

Yang Sarah perlu lihat bukan bagaimana dia sekarang ini, tapi bagaimana usaha dia bekerja cerdas dan keras guna menafkahi keluarganya, sehingga kecemerlangan masa depannya sudah menanti. Seorang pria yang berjuang dalam jalan-jalan kebaikan untuk kesejahteraan keluarganya akan diberikan kekuatan dan kemampuan untuk menghadapi berbagai kesulitan.

Salah satu kekuatan itu hendaknya datang dari Sarah sebagai istrinya. Kekuatan cinta Sarah akan melipatgandakan kekuatannya dalam mencari jalan keluar dari permasalahan yang ada. Apabila tidak bisa secara langsung membantu menyelesaikan masalahnya, bantulah dengan membuatnya merasa nyaman sehingga lebih mudah baginya berkonsentrasi untuk mencari jalan keluar dari keadaan sulit yang ada.

Apalagi kalian menikah didasari cinta, inilah saatnya kekuatan cinta tersebut menjadi tenaga bagi hubungan yang sedang dalam ujian. Jangan munculkan penyesalan tidak menikah dengan mantan, karena tidak ada yang tahu akan seperti apa masa depan Sarah bila menikah dengannya, kan?

Masa depan ditentukan dengan apa yang dilakukan saat ini.

Gunakan emosi BUKAN untuk mencari yang lebih baik dari suami, tapi untuk mencari kebaikan atas nama cinta yang bermasa depan.

Terima kasih sudah berbagi.

Stay In Love,


@HilbramDunar

Pembawa acara TV dan Radio
Penulis buku “Plastic Heaven – bukan cinta jika tak meneteskan airmata, karena sedih luar biasa atau bahagia tak terhingga.”
Buku "Plastic Heaven" bisa didapat di sini.


***

Punya pertanyaan seputar masalah asmara, kesehatan, keuangan, kecantikan, atau asmara? Kirim ke tanyaahli@yahoo-inc.com




BACA JUGA:

Uang "diporoti" suami setelah menikah
Menghadapi suami yang ringan tangan
7 pelajaran yang didapat di tahun pertama pernikahan
Suami tak pernah mau berhubungan intim
Wajarkah suami sering memuji wanita lain?

Memuat...

Tanya Dokter

  • Makanan Penghilang Sakit Kepala
    Makanan Penghilang Sakit Kepala

    Perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa makanan yang dipercaya dapat menghilangkan rasa sakit kepala Anda. …

  • Kehamilan Setelah Keguguran
    Kehamilan Setelah Keguguran

    Keguguran pada kehamilan biasanya terjadi sebelum usia kandungan 20 minggu. Lalu apa saja yang harus diperhatikan jika ingin hamil lagi setelah mengalami keguguran? Dan, mengapa seseorang yang ingin hamil lagi setelah mengalami keguguran harus menunggu selama tiga bulan? …

  • Mitos dan Fakta Antibiotik
    Mitos dan Fakta Antibiotik

    Banyak mitos-mitos yang beredar mengenai antibiotik yang sebaiknya anda ketahui terlebih dahulu. …

  • Segudang Manfaat Teh Hijau
    Segudang Manfaat Teh Hijau

    Dibalik rasanya yang lezat, teh hijau atau green tea rupanya juga menyimpan segudang manfaat yang baik untuk tubuh …

  • Makanan Penurun Kolesterol
    Makanan Penurun Kolesterol

    Jika ingin sehat, Anda memang diharuskan mengonsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menjauhi makanan yang dilarang. …

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.