Percantik Diri dengan Totok Wajah

TRIBUNNEWS.COM - BANYAK cara dilakukan perempuan untuk mempercantik diri, antara lain dengan sapuan kosmetik, obat-obatan hingga operasi plastik. Tak ada salah apabila itu baik untuk kesehatan sekaligus menunjang estetika. Kini sebagai pilihan lain, masyarakat kita mulai mengenal totok wajah.

Totok wajah merupakan bagian dari totok darah yang merupakan ilmu warisan Tiongkok Kuno yang telah terkenal hingga di luar negeri asalnya sendiri. Totok darah dilakukan dengan pijatan tertentu di sekujur tubuh, dan dapat mengaktifkan anggota tubuh, serta aliran peredaran darah.

Secara teknis, Pemilik Pondok Sally Spa Bandar Lampung, Santi menjelaskan, totok wajah dilakukan dengan cara memberikan pijatan teknik khusus di sekujur wajah, menjadikan titik aura wajah diaktifkan, sehingga wajah terlihat lehih segar dan halus. Kegiatan ini bermanfaat untuk mengencangkan wajah, dan memperlancar peredara darah, selain itu dapat membuat wajah awet muda dan bersinar.

Totok wajah juga dapat menghilangkan dan menipiskan noda hitam di wajah, dan memperkecil pori-pori sehingga wajah terlihat bersih dan halus. Prosesnya sendiri adalah, wajah Anda dibersihkan terlebih dahulu , setelah wajah Anda akan dipijit hingga Anda merasa santai. Setelah pemijatan, wajah akan ditotok.

Totok wajah dilakukan dengan cara memberikan pijatan dengan teknik khusus di sekujur wajah dengan mengaktifkan titik aura wajah. Pijatan di wajah tersebut berfungsi untuk merelakskan wajah sehingga mengurangi kerutan, memperlancar peredaran darah, mempercerah wajah, serta menghilangkan noda-noda coklat di wajah. Tempat-tempat yang ditotok antara lain garis senyum, pangkal hidung, pelipis, atas alis.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.