Pertolongan Pertama Cedera Ankle

Ghiboo.com - Penanganan awal cedera ankle sangatlah krusial, karena apabila tidak segera ditangani dengan baik, kerusakan yang ditimbulkannya akan semakin parah, dan akhirnya akan menambah panjang waktu pemulihannya.

Prinsip penanganan awal cedera ankle adalah dengan menggunakan metode RICE.


R yang berarti rest, segera istirahatkan bagian yang cedera, jangan ngotot meneruskan permainan.

I untuk ice, segera kompres bagian ankle yang cedera menggunakan es yang sudah dihancurkan dan dimasukkan ke dalam plastik /ice bag selama 15-20 menit dan diulang tiap 2 jam sampai 72 jam pertama sesudah terjadinya cedera.

Hindari kontak langsung antara es dengan kulit untuk menghindari terjadinya kerusakan jaringan. C untuk compression, sambil kompres dengan es, lakukan pembebatan penekanan di area yang cedera menggunakan elastic bandage/kain.

Dan E untuk elevation, yang berarti ganjal kaki yang cedera menggunakan bantal agar posisinya sedikit lebih tinggi dari jantung. Proses rehabilitasi cedera ankle (derajat 1&2) dapat dimulai segera sejak hari terjadinya cedera.

Pada fase awal, program rehabilitasi terbatas pada RICE dan latihan ROM (Range of Motion). Latihan ROM ini bertujuan untuk mencegah kekakuan sendi, misalnya dengan melakukan peregangan dalam posisi duduk, kaki diluruskan, kemudian telapak kaki ditarik perlahan menggunakan handuk atau bisa juga dengan menggerakan kaki membentuk huruf.

Pada fase ini juga hindarkan pembebanan pada ankle yang cedera, sebaiknya tidak menopang beban tubuh di atas tungkai yang cedera. Penggunaan alat bantu seperti kruk (crutch) dapat membantu pada hari-hari awal cedera. (ins)

(Fitness for Men Indonesia edisi Desember 2012)



BACA JUGA:

4 strategi mencegah cedera saat jogging
Teknik peregangan agar bersepeda bebas cedera
Aturan penting agar tak cedera saat olahraga
Pertolongan pertama untuk berbagai macam cedera
Lakukan ini jika cedera di persendian
Olahraga yang berbahaya bagi remaja

Memuat...

Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.