Plus Minus Air Kelapa Muda

TRIBUNNEWS.COM - Banyak manfaat air kelapa muda. Namun juga ada minusnya. Apakah itu? Yuk kita simak.

Di Sumatra Barat dan Riau air kelapa muda yang tempurungnya masih lunak bisa diambil sebagai obat pencegah demam (setelah dicampur dengan kuning telur ayam), terutama bagi anak kecil

Memang, hanya gula glukosa sebanyak 2% dan sedikit mineral natrium dan kalsium yang terkandung dalam air kelapa muda. Akan tetapi, air glukosa bersifat endoterm (menyerap suhu panas dari lingkungan sekelilingnya), sehingga berakibat mendinginkan. Terutama untuk menjaga agar benih kelapa tidak mati kepanasan. Daya mendinginkan itu akan meningkat kalau air itu dicampur dengan kuning telur ayam yang juga bersifat endoterm.

Gangguan metabolisme (pertukaran zat) yang sampai menimbulkan demam (karena orang yang bersangkutan sukar berkeringat dan buang air) dapat hilang dengan cepat kalau orang itu berhasil berpeluh deras. Ini bisa dicapai dengan minum air kelapa yang dicampur dengan telur ayam. Kalau yang dipakai itu air kelapa hijau muda, tidak perlu lagi ditambah telur ayam.

Selain itu air kelapa, terutama kelapa muda, juga mampu melarutkan racun yang agak pekat dalam perut, hingga daya racunnya berkurang. Hanya racun yang terlalu pekat (obat serangga untuk bunuh diri, misalnya) tidak mungkin diencerkannya. Zat yang terkandung dalam air kelapa tua juga glukosa, tetapi karena kepekatannya sudah turun hanya tinggal 1%, maka daya serap panasnya juga tidak besar. Jadi, tidak dipakai sebagai obat.

Impotensi itu biasanya lebih sering disebabkan oleh faktor psikis. Jadi, tak ada hubungannya dengan air kelapa muda. Air kelapa memang tidak baik untuk digunakan dalam perjalanan, karena terlalu banyak mengandung kalsium, sehingga memudahkan terjadinya kejang otot dan cepat menimbulkan rasa lelah.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.