Usir Lemak Membandel dengan Raspberry Ketone

Menurut penelitian terbaru, raspberry ketone ternyata dapat membantu Anda menurunkan berat badan dan meningkatkan kadar hormon pengatur metabolisme.

Raspberry ketone adalah senyawa harum yang terbentuk secara alami dalam raspberry dan buah-buahan lainnya. Senyawa ini dapat meningkatkan kadar hormon adiponektin, yang mengatur metabolisme. Tingginya tingkat hormon ini berhubungan dengan cadangan lemak yang lebih sedikit.

Senyawa ketone ini biasanya digunakan untuk memberikan aroma buah untuk kosmetik dan bahan makanan. Dan kini, ketone dijual secara online dalam bentuk suplemen, sebagai alat bantu pelangsing.

Jutaan warga Amerika menjadi percaya akan kekuatan raspberry ketone untuk membasmi lemak setelah mereka direkomendasikan oleh Dr. Mehmet Oz, seorang ahli bedah kardiotoraks sekaligus pemandu acara Dr.Oz Amerika, yang tampil di The Oprah Winfrey Show beberapa waktu lalu.

Namun, Ann Ashworth, juru bicara British Dietetic Association, menyarankan agar hati-hati dan menegaskan bahwa penelitian yang mempelajari efek dari keton raspberry pada penurunan berat badan ini hanyalah penelitian kecil pada tikus.

“Meski ini terdengar sangat menarik, bukti ini tidak dapat ditransfer ke manusia tanpa uji klinis lebih lanjut,” kata Ashworth seperti dikutip Zeenews.com.

“Kita perlu tahu apakah itu aman atau tidak, jika ada efek samping, atau jika dikombinasikan dengan obat-obatan lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, konsultan ahli gizi Helen Bond juga menyetujui pendapat Ashworth.

“Orang-orang selalu ingin cara yang cepat dalam menurunkan bobot, terutama beberapa tahun terakhir ini. Tetapi, ketika kita ingin menurunkan berat badan, diet sehat dan olahraga adalah yang utama,” katanya. (dan)

BACA JUGA: Redakan Stres dengan Merokok, Pikir Dulu!

Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.