Risih Karena Kekasih Membiayai Semua Pengeluaran

Tanya:
Kak Hilbram, Saya punya masalah yang mungkin aneh. Jadi saya punya pacar, dan setiap saya ingin membeli barang, saya nggak boleh membeli pakai uang saya sendiri dan harus pakai uang dia. Memang dia orang yang berada, tapi saya juga agak risih. Waktu mobil saya rusak, dia paksa dia yang bayar, padahal saya juga ada uang. Bahkan kadang-kadang tagihan kartu kredit saya juga dia yang bayar, padahal semua pengeluarannya untuk saya pribadi. Saya sudah terbiasa independen dan jadi merasa berhutang dengan perlakuan dia yang seperti ini, padahal dia tidak pernah minta ganti. Apa yg saya harus lakukan?

Farra

Jawab:
Hai Farra,

Banyak orang yang merasa beruntung kalau selalu dibayarin, tapi kalau terus-terusan bisa merasa terganggu juga ya? Apalagi kalau terbiasa mandiri, karena bisa berefek negatif pada pendapat orang lain, merasa hutang budi dan perasaan tidak enak lainnya, apalagi bila terjadi perselisihan suatu hari nanti.

Ini harus dengan jelas Farra bicarakan dengannya, mungkin awalnya dia tidak mengerti karena selama ini terbiasa membelikan dan membayari orang lain yang ada di sekitarnya, tapi perlahan-lahan mintalah dia untuk mengurangi kebiasaan itu.

Apabila dia sulit mengerti dan tetap membayari pengeluaran Farra, cobalah untuk mengembalikan uangnya secara langsung atau tidak langsung (bisa dengan menaruh di tasnya atau transfer ke rekeningnya). Ini untuk memberikan ketegasan bahwa Farra tidak merasa nyaman dengan tindakannya.

Tapi yang harus sangat Farra ingat adalah tindakan yang dia lakukan ini adalah karena rasa cintanya yang besar, sehingga harus dihormati.

Berikan penjelasan padanya kalau tindakannya membuat Farra merasa tidak nyaman. Sebagai pacar yang bertujuan menyayangi Farra sepenuh hati, pastinya dia memiliki pengertian dan kesadaran bahwa kenyaman adalah hal terpenting dalam sebuah hubungan percintaan.

Karena hanya dalam kenyamanan, cinta bisa tumbuh dengan penuh keindahan.

Terima kasih sudah berbagi.
Stay In Love,


@HilbramDunar

Pembawa acara TV dan Radio
Penulis buku “Plastic Heaven – bukan cinta jika tak meneteskan airmata, karena sedih luar biasa atau bahagia tak terhingga.”

Buku "Plastic Heaven" bisa didapat di sini.

***

Punya pertanyaan seputar masalah asmara, kesehatan, keuangan, kecantikan, atau fashion? Kirim ke tanyaahli@yahoo-inc.com





BACA JUGA:

Alasan pria tidak nyaman dengan wanita bergaji besar
7 kesalahan finansial terbesar pasangan suami istri
Jika penghasilan pria lebih kecil dari pasangannya
Bisakah uang membeli kebahagiaan? Ini menurut riset
7 hal yang harus dihindari dalam menghemat uang

Memuat...
Memuat...

Tanya Dokter

  • Makanan Penghilang Sakit Kepala
    Makanan Penghilang Sakit Kepala

    Perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa makanan yang dipercaya dapat menghilangkan rasa sakit kepala Anda. …

  • Kehamilan Setelah Keguguran
    Kehamilan Setelah Keguguran

    Keguguran pada kehamilan biasanya terjadi sebelum usia kandungan 20 minggu. Lalu apa saja yang harus diperhatikan jika ingin hamil lagi setelah mengalami keguguran? Dan, mengapa seseorang yang ingin hamil lagi setelah mengalami keguguran harus menunggu selama tiga bulan? …

  • Mitos dan Fakta Antibiotik
    Mitos dan Fakta Antibiotik

    Banyak mitos-mitos yang beredar mengenai antibiotik yang sebaiknya anda ketahui terlebih dahulu. …

  • Segudang Manfaat Teh Hijau
    Segudang Manfaat Teh Hijau

    Dibalik rasanya yang lezat, teh hijau atau green tea rupanya juga menyimpan segudang manfaat yang baik untuk tubuh …

  • Makanan Penurun Kolesterol
    Makanan Penurun Kolesterol

    Jika ingin sehat, Anda memang diharuskan mengonsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menjauhi makanan yang dilarang. …

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.