Survei: Pandangan Wanita Terhadap Pria Berubah Seiring Usia

Oleh Jessica Ferri

Apakah Anda pernah mengingat mantan pacar Anda dan bertanya-tanya, kok bisa ya berkencan dengan pria itu padahal kami sebenarnya tidak cocok?

Tidak penting apakah Anda cocok atau tidak pada waktu itu. Satu survei dari Match.com mengatakan, selera Anda berubah seiring waktu berjalan.

Pria harus memiliki kualitas tertentu agar dianggap sebagai “pria sempurna”, dan parameter tersebut berubah seiring bertambahnya usia wanita. Di dalam survei tersebut, yang disebut “The Ages of Man”, apa yang diinginkan wanita dari hubungan mereka dengan pria dipecah sesusai dengan rentang usia.

“[Penelitian] itu juga membantah standar kehidupan turun di kemudian hari, karena perempuan yang berusia lebih dari 55 tahun terbukti paling pemilih mengenai pasangan,” tutur seorang perwakilan Match.com Inggris kepada Yahoo! Shine.

Usia 18-24:
Kekhawatiran utama wanita di akhir usia belasan tahun dan awal dua puluhan adalah pasangan mereka merasa lebih nyaman dengan teman mereka. “47 persen mengatakan mereka akan mencari hubungan dengan salah seseorang yang disetujui teman mereka.”

“Ini adalah saat yang sangat rasional dalam kehidupan wanita. Saya menyebutnya sebagai tahapan ‘beradaptasilah dengan saya’. Wanita menginginkan pria yang sesuai dengan kehidupan mereka ,” tutur Dr. Karen Ruskin, psikoterapis keluarga dan pernikahan, kepada Yahoo! Shine. “Kunci untuk bisa sesuai adalah dengan dilihat positif oleh teman, dan memiliki kesukaan yang sama. Ini bukan cenderung kepada masa depan tapi lebih cenderung pada perasaan nyaman saat ini.”

Wanita di usia ini lebih cenderung berkencan dengan pria yang memiliki fisik sempurna, tapi “kesamaan selera tentang buku, musik, film,” menjadi sangat penting.

Usia 25-34:
Pada tahap ini, sebagian besar wanita fokus pada karier mereka, tapi ketertarikan fisik dan kecocokan seksual adalah yang terpenting.  Mereka juga mempertimbangkan tingkat ambisi seorang pria sebagai hal yang penting. Dua pertiga orang yang disurvei pada usia ini mengatakan hal ini adalah sifat yang utama.

"Ini adalah tahapan ‘bisakah Anda memberi nilai lebih atau malah membebani’. wanita mulai berpikir tentang memiliki anak suatu hari nanti dan mereka tentu tidak ingin seorang pria yang menjadi benalu," jelas Dr Ruskin. "Mereka ingin seseorang yang bisa menjadi mitra sehingga anak-anak mereka dapat memiliki kehidupan yang baik, dan juga mereka dapat memiliki kehidupan impian."

Usia 35-44:
Pria yang lebih tua menjadi lebih menarik bagi wanita di akhir usia 30-an  dan awal 40-an. Ini bisa terjadi karena mereka terlihat mulai mapan, tutur Dr. Ruskin. “Wanita sadar waktu biologis mereka terus berjalan, dan karena itulah mereka menginginkan seseorang yang mapan, stabil, dan sukses.” Mereka tidak lagi berkencan karena daya tarik lawan jenis, mencari kesenangan, dan mengetahui sampai mana hubungan mereka, atau untuk kecocokan sosial dengan teman, tandasnya.

Menurut penelitian tersebut, ”73 persen responden ingin berkencan dengan seseorang yang berusia lima tahun lebih tua,” dan sikap pria di usia ini sangat penting. “Kurang dari satu persen wanita dalam survei ini mengatakan mereka ingin berkencan dengan pria yang memiliki sikap buruk.”

Usia 45-54:
Kata kunci pada usia ini adalah rasa aman. “95 persen wanita mengatakan mereka mencari pasangan yang membuat mereka merasa aman.” Wanita juga tidak terlalu pemilih pada usia ini dari usia lainnya, tapi masih mencari pria dengan pendapatan yang tinggi, yang selalu penting untuk wanita tidak peduli berapa pun usia mereka. Menariknya, 54 persen wanita pada usia ini mengatakan mereka tertarik untuk berkencan dengan pasangan yang lebih muda.

Usia 55 ke atas:
Kepribadian dan kecerdasan menjadi hal yang paling penting dalam tahapan ini. Wanita mencari pria yang bijak dan memiliki selera humor yang baik. Seksualitas juga masih cukup penting. Sebanyak 45 persen wanita sangat setuju bahwa kecocokan seksual penting untuk hubungan mereka di usia ini. Wanita di usia lebih dari 55 tahun lebih pemilih tentang pasangan dari pada tahapan usia lainnya dalam tahapan kehidupan mereka.

“Mereka bosan dengan sikap menyebalkan dari keseharian seorang pria dan akan merasa tidak ada untungnya menghabiskan waktu dengan seseorang jika hubungan mereka tidak menyenangkan dari awal sampai akhir.” Dr. Ruskin mengatakan pasiennya yang berusia 55 tahun ke atas tidak benar-benar tertarik pada hubungan jika tidak sempurna.

Tentu saja, hubungan yang ideal adalah hubungan yang tumbuh dan berubah bersama Anda. Jika Anda beruntung, pria yang membuat Anda tertarik pada usia 20-an dengan pesona penampilannya adalah pria yang sama yang membuat Anda tertawa di usia 50-an.


BACA JUGA:

Tujuh tanda playboy sejati
10 tanda pasangan Anda selingkuh
Haruskah tetap menikah jika dia pernah selingkuh?
Enam mitos seputar perselingkuhan
Kenali gaya baru pria berselingkuh

Memuat...

Tanya Dokter

  • Makanan Penghilang Sakit Kepala
    Makanan Penghilang Sakit Kepala

    Perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa makanan yang dipercaya dapat menghilangkan rasa sakit kepala Anda. …

  • Kehamilan Setelah Keguguran
    Kehamilan Setelah Keguguran

    Keguguran pada kehamilan biasanya terjadi sebelum usia kandungan 20 minggu. Lalu apa saja yang harus diperhatikan jika ingin hamil lagi setelah mengalami keguguran? Dan, mengapa seseorang yang ingin hamil lagi setelah mengalami keguguran harus menunggu selama tiga bulan? …

  • Mitos dan Fakta Antibiotik
    Mitos dan Fakta Antibiotik

    Banyak mitos-mitos yang beredar mengenai antibiotik yang sebaiknya anda ketahui terlebih dahulu. …

  • Segudang Manfaat Teh Hijau
    Segudang Manfaat Teh Hijau

    Dibalik rasanya yang lezat, teh hijau atau green tea rupanya juga menyimpan segudang manfaat yang baik untuk tubuh …

  • Makanan Penurun Kolesterol
    Makanan Penurun Kolesterol

    Jika ingin sehat, Anda memang diharuskan mengonsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menjauhi makanan yang dilarang. …

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.